========================================================================
| Beberapa kejadian datang dengan
tujuan menggoyahkan anda dari Prinsip hidup anda. |
===============================================================================

kemunafikan membawa penyesalan..

manusia-manusia itu pernah menjadi miliknya, menyesalnya saya mengetahui sebuah pengakuan dari dirinya.. setelah saya melihat manusia-manusia itu entah apa yang saya pikirkan.. mengapa dirinya mau ? mengapa dia tidak berfikir tentang latar belakang manusia-manusia itu ? apakah pertanyaan itu adalah ego saya sendiri yang begitu sayang kepadanya ? yang lebih penting saya bisa terus bersama dirinya..

ketika mereka kembali di tengah-tengah keseharian dia, mereka ternyata berniat untuk mengusik ! merusaknya dengan kata-kata manis yang berbisik berisi janji dan curahan hatinya.. bak (ibarat) racun yang ditenggak tanpa terlihat efeknya ! mengapa mereka tidak berfikir ? dia sudah menjadi milikku.. betapa bodohnya mereka, yang terus berharap dan terus berharap !


gangguan dari mereka pun tidak digubris oleh dirinya, "biarkan saja.." kataku. dia hanya meminta belas kasihan.. tapi apa yang meraka beri untuk dia di waktu itu ? kesenangan kah ? atau malah keterpurukan ? di saat kesabaran dia telah sampai ujung batas dan kata "putuslah" yang menjadi jalan keluar.. malah salah satu dari mereka-mereka itu malah menyebarkan perihal negatif dari dirinya "cewek matre yang haus akan materi" itulah yang di lontarkan dari mulut salah satu dari mereka. apakah itu baik diucapkan ? mengapa mereka mau jika sebelumnya mereka tahu kalau dia seperti itu ? huhh.. mungkin mereka tidak berfikir dengan logika.

dan sekarang.. dia menyanggah perihal mereka tentang itu ! salah satu dari mereka marah.. dan membuat masalah, pecahlah persahabatan dia dan mereka, saya hanya bisa terdiam sambil memperhatikan kebodohan mereka itu yang terus meracuni mereka-mereka lainya agar membenci dia.

setelah sekian hari.. mereka sadar apa yang diperbuatnya, minta maaf ? segampang itukah ? padahal apa yang mereka katakan tentang dia kepada mereka-mereka lainya tidak di fikirkan dengan hati nurani dan segampang itu.. dia mengucapkan maaf.. tentu tidak mudah pula memaafkan kesalahan mereka yang membuat nama baik dia kurang baik...



-sekian-

2 komentar:

  1. udah, mending buka lapak di poetry.

    lu uda jauh berkembang :shakehand





    -systm

    BalasHapus
  2. wkwkwk :ngakak
    dasar anak muda...

    gedig aja gan orangnya.
    :malu

    BalasHapus

RILEKS

Twitter