========================================================================
| Beberapa kejadian datang dengan
tujuan menggoyahkan anda dari Prinsip hidup anda. |
===============================================================================

10 Tips dan Cara Move On !





1. Kubur masa lalu
Bila Anda merasa tak bisa menyelesaikanya sendiri, mintalah bantuan keluarga, orang terdekat Anda atau carilah seorang terapis untuk memahami bagaimana dan mengapa hubungan Anda gagal dan konsultasikan solusinya.

2. Sadarilah Anda punya pilihan
Ketika sesuatu hal yang buruk terjadi, sadarilah bahwa Anda bukan korban. Anda tetap dapat bergerak dan terus melanjutkan hidup dengan lebih baik.

3. Pelajari orang-orang yang aman dan tidak aman untuk Anda dan bagaimana membuatnya menjadi aman
Jangan jadi seperti pepatah 'keledai yang jatuh dua kali di lubang yang sama'. Sekali dibodohi, mungkin bisa dimaafkan. Namun bila dua kali, cobalah bersikap lebih cerdas. Pelajari tanda-tanda peringatan awal bahwa seseorang tersebut tidak memiliki integritas dan bangun batas-batas yang tepat untuk menjaga orang-orang seperti itu jauh dari hati Anda.

4. Jelaskan tujuan Anda
Perjelas tentang harapan-harapan Anda. Apa yang Anda inginkan untuk diri sendiri? Kemana arah Anda bergerak? Tahu apa yang menjadi nilai-nilai Anda dan menjadi jelas tentang apa yang Anda cari dalam sebuah hubungan. Kemudian, menjadi beranilah karena Anda tidak kekurangan sesuatu apapun.

5. Masih banyak hal indah
Sadarilah bahwa masih ada orang-orang yang indah di mana-mana. Hubungan Anda mungkin berakhir dengan 'si brengsek' kelas dunia. Namun dunia ini masih penuh dengan orang-orang yang benar-benar hebat.

6. Temukan kesamaan
Pelajari kemana Anda harus pergi untuk bertemu dengan orang-orang yang menikmati hal yang sama yang Anda lakukan. Jika Anda ingin menari, pergilah kursus dansa. Jika Anda ingin berjalan kaki, bergabung dengan klub jejak.

7. Hold on your sex
Ketika menemukan orang baru, jangan terburu-buru memikirkan soal seks. Luangkan waktu untuk mengenal seseorang tersebut sebelum terlibat lebih dalam. Sosiolog Dr Edward Lauman dalam penelitiannya menemukan bahwa 85% dari pasangan sudah saling mengenal setidaknya 30 hari sebelum melakukan hubungan seks dan 45% menunggu setidaknya setahun.

8. Cek kecocokan
Bagaimana dia di sekitar keluarga dan teman-teman Anda? Apakah keluarga Anda nyaman dengan keberadaannya? Apakah dia merasa cocok dengan lingkungan di sekitar Anda?

9. Cek perilaku
Perhatikan perilakunya secara keseluruhan. Apakah dia termasuk orang yang mudah bergaul, jujur atau hubungan Anda penuh dengan drama? Mungkinkah dia tipe 'pengamuk'? Mudah terpengaruh dan pemukul? bila demikian, resikonya akan lebih besar untuk Anda. Anda tak akan mau hubungan Anda berakhir dengan bengkak dan lebam diwajah Anda kan? Jadi sebaiknya, next!

10. Dengarkan hati Anda
Anda memiliki built-in radar dalam hati yang memberitahu Anda ketika sesuatu yang baik atau buruk terjadi. So, dengarkan dan hormati intuisi Anda. Cobalah untuk jeli mencernakan situasi.

sumber: http://www.unikaja.com/2010/04/tips-...#ixzz1MWBuRnBX







update gan :



Cinta adalah suatu energi kehidupan yang menetap di dalam hati, ketika seseorang mengalami patah hati, energi tersebut tiba-tiba padam dan membuat hati kehilangan energinya.Hal ini biasanya disebabkan karena hubungan asmara yang terputus di tengah jalan, bisa juga karena ekspresi energi cinta yang tak terbalas, atau juga ditinggalkan oleh orang yang dicintai termasuk karena kematian..

Yah..,gejala-gejala yang mungkin timbul biasanya berupa :



1. Saat tali cinta diputuskan, yaitu :

Serangan pertama, timbul halusinasi dalam pikiran penderita bahwa apa yang dilihatnya hanyalah mimpi.

Biasanya penderita akan berusaha meyakinkan bahwa yang dilihatnya benar-benar terjadi.

Pada umumnya, penderita akan mengalami bibir gemetar, suara serak, diserta denyut nadi leher yang sangat benyak dan jantung berdebar.

2. Selanjutnya pada beberapa jam selanjutnya
penderita akan mengalalmi apa yang di sebut ” temporary Aproval”, yaitu suatu keadaan di mana secara tiba-tiba ia dapat menerima semua yang terjadi.

Penderita akan merasakan ketenangan dan rasa bebas serta pandangan optimis yang luar biasa.

Hormon adrenalin berhenti mengalir, nafas mulai teratur, denyut nadi berkurang dan manajemen motorik mulai teratur.

Biasanya para penderita merasakan sensasi “dunia baru”, dimana dia merasakan hal-hal baru dalam hidupnya dan memiliki pikiran yang sangat optimis dan sangat ekstrim. Akhir fase ini biasanya diakhiri dengan tidur lelap.

3. Fase ketiga adalah fase ketika si penderita bangun dari tidur setelah fase “temporary aproval”.

Ketika ia bangun, ia akan mengingat semua peristiwa pada serangan pertama gejala patah hati, dari gambaran umum sampai sedetil-detilnya.

Pada fase ini, biasanya penderita akan berusaha meyakinkan dirinya bahwa segalanya baik-baik saja. fase ini disertai dengan gejala kelelahan yang luar biasa.

4. Gejala selanjutnya terjadi beberapa jam setelah fase ke tiga, ketika penderita merasakan kebosanan terhadap sugesti dirinya.

Saat itu kelelahan fisik mencapai titik puncaknya dan biasanya penderita mengalami halusinasi melihat penampakan-penampakan wajah orang yang dicintainya. Fase ini diakhiri denga gejala motorik tiba-tiba, mata panas dan berair, dan biasanya penderita akan segera mencari tempat yang sepi untuk menangis hebat. Menangis adalah suatu tindakan tubuh untuk mengeluarkan segala beban emosional melalui air mata dan gerakan otot-otot yang tidak teratur dan berkala Kegiatan ini mengurangi produksi cairan saraf dan menyebabkan saraf menjadi kurang sensitif. Setelah menangis penderita akan merasa tenang dan lebih baik.

5. Fase ini ditandai dengan munculnya keinginan untuk “curhat”.

Curhat adalah bentuk kegiatan yang bertujuan untuk menceritakan beban emosional yang dialami oleh penderita patah hati kepada orang lain.

Pada fase ini penderita yang mengalami apa yang di sebut “pathetic”, yaitu suatu keadaan di mana si penderita mengasihi diri sendiri, merasa bodoh, gampang dibodoh-bodohin, rendah diri, tidak berdaya dan kadang disertai perasaan ingin mati…(takut..)

Gejala fatigue dapat juga ditemukan pada beberapa penderita. Pada tahap ini biasanya penderita akan mencari teman terdekatnya untuk curhat. Pada umumnya, teman si penderita akan memberikan wejangan-wejangan, nasehat-nasehat untuk menenengkan emosi penderita.

Nah..,kadang teman penderita juga melakukan caci maki agar menghentikan perilaku pathetic penderita, dan kadang teman seperti ini sangat menyebal…kan!!.

6. Fase selanjutnya adalah fase recovery atau penyembuhan.

Pada fase ini penderita mengalami gejala manik defresif berulang-ulang sampai gejala tersebut berkurang.

Gejala manik defresif ditandai dengan perasaan senang yang berlebihan pada suatu waktu dan diikuti dengan perasaan sedih yang sangat hebat di waktu lain. Setelah beberapa lama gejala ini akan berkurang dan penderita menjadi normal serta dapat dinyatakan sembuh.

Fase ini memiliki rentang waktu bervariasi antar penderita. Beberapa penderita akan membutuhkan waktu hanya seminggu, penderita lain mungkin membutuhkan waktu sebulan, atau berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Pada beberapa kasus, penderita tidak sembuh sama sekali, biasanya penderita jenis ini mengakhirinya dengan bunuh diri atau menjadi frigid atau mengalami perubahan seksual (mau dijelasin lagi soal yang ini..??, gile aja loe…!!)

Seorang yang menderita patah hati biasanya akan merasakan jantung berdebar, tubuh gemetar dan hawa panas di seluruh tubuh ketika ia bertemu dengan orang yang membuatnya patah hati, kadang disertai pusing dan mual mendadak. Gejala ini bahkan masih sering di alami oleh penderita yang telah sembuh

Orang-orang yang pernah menderita patah hati biasanya tidak benar-benar sembuh Sampai sekarang belum ditemukan obat yang mujarab untuk menyembuhkan penyakit ini.

Mitos yang ada atau kata orang, menyatakan bahwa cinta baru akan menghapus luka lama. Tapi itu salah, karena sebenarnya cinta itu abadi, cinta lama tidak akan benar-benar hilang

Para bekas penderita biasanya mengalami perubahan fisik dan perilaku. Perubahan-perubahan fisik tersebut diantaranya adalah kantung mata yang menebal, kerutan wajah yang semakin banyak, bentuk wajah yang semakin dewasa, suara yang semakin rendah dan gerak motorik yang semakin teratur dan terkendali.

Biasanya orang-orang yang berhasil dinyatakan sembuh dari patah hati menjadi orang yang lebih baik, (hmm..!!) mereka semakin mampu mengatasi tantangan kehidupan, tetapi dibeberapa kasus dimana penyakit ini tidak dapat sembuh, penderita mengalami kesulitan dalam menghadapi kehidupannya,

Metode pengobatan denga mencari cinta baru, dapat dikatakan kurang baik karena ternyata ini dapat menular. Penderita patah hati biasanya menularkan patah hati pada pasangan barunya. Karena itu saran saya, agar penderita sembuh terlebih dahulu sebelum bercinta lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RILEKS

Twitter