========================================================================
| Beberapa kejadian datang dengan
tujuan menggoyahkan anda dari Prinsip hidup anda. |
===============================================================================

Perbaikan Akuntansi II (Tulisan)

1. Jelaskan Perbedaan Perusahaan Dagang dan Manufaktur !

Jawaban :

Perusahaan dagang memperoleh produk persediaan dari supplier dalam bentuk bahan jadi untuk di jual kembali. Perusahaan ini hanya melakukan penjualan kembali dan mengambil selisih penjualan sebagai keuntungan usaha.

Perusahaan manufaktur memperoleh produk persediaan yang dibuat dari bahan mentah/baku menjadi bahan baku atau bahan jadi. Jadi tidak mutlak perusahaan jenis ini mengolah bahan baku menjadi bahan jadi tetapi bisa saja mengolah kembali memproduksi bahan baku untuk perusahaan lain.
Berikut Perbedaan antara perusahaan dagang dan manufaktur :

1. Perusahaan dagang
o   Persediaan barang Dagangan
o   Pembelian
o   Ada Harga Pokok Produksi (HPP)

2. Perusahaan Manufaktur (Produksi)
o   Persediaan Bahan Baku
o   Persediaan Dalam Proses Produksi
o   Persediaan Bahan Pembantu
o   Persediaan Barang Jadi
o   Pembelian
o   Ada Harga Pokok Penjualan (HPP)
o   Ada Akuntansi Biaya

Jadi, untuk perbedaan system akuntansi mereka itu akan terlihat hanya pada bagian Persediaan dan pembelian saja.

2. Sebutkan Akun /  Rekening yang Membedakan Perusahaan Dagang dan Manufaktur !

Jawaban :

v      Rekening yang ada di perusahaan dagang
1.      Yang berkaitan dengan aktivitas pembelian :
  1.        Pembelian
  2.       Ongkos angkut pembelian
  3.        Retur pembelian
  4.       Potongan pembelian
  5.       Persediaan barang dagangan
  6.       Harga Pokok Penjualan (HPP)


2.      Yang berkaitan denga aktivitas penjualan :
  1.         Penjualan
  2.       Retur penjualan
  3.       Potongan penjualan


v Rekening yang ada di perusahaan manufaktur
  1.         Rekening pembelian bahan baku
  2.       Rekening ikhtisar biaya produksi
  3.       Rekening persediaan bahan baku
  4.       Rekening persediaan barang dalam proses
  5.       Rekening persediaan barang jadi

3. Jelaskan Apa yang dimaksud dengan ASEAN Economic Community !
  •  Apa Persiapan yang Harus Disiapkan Bangsa Indonesia untuk Menghadapinya ?
  •  Siapkah Bangsa Indonesia Menghadapinya ? (Menurut Anda)

Jawaban :

ASEAN Economic Community 2015


ASEAN Economic Community merupakan sebuah komunitas negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN demi terwujudnya ekonomi yang terintegrasi. Negara – negara yang tergabung dalam AEC memberlakukan system single market dalam artian terbuka untuk melakukan perdagangan barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja. AEC direncakan terbentuk tahun 2015.

Terdapat 12 sektor jasa yang telah disepakati oleh negara ASEAN diantaranya : (1)bisnis, (2)komunikasi, (3)teknik konstruksi dan teknik terkait, (4)pendidikan, (5)distribusi, (6)lingkungan hidup, (7)keuangan, (8)jasa yang terkait dengan kesehatan dan sosial, (9) pariwisata dan perjalanan wisata, (10) rekreasi, olahraga, dan kebudayaan, (11)angkutan, dan (12)sektor jasa lainnya. 

Rencana kerja strategis ASEAN Economic Community sebagai berikut :
  •    Menuju single market dan production base (arus perdagangan bebas untuk sektor barang, jasa, investasi, pekerja terampil, dan modal);
  •      Menuju penciptaaan kawasan regional ekonomi yang berdaya saing tinggi (regional competition policy, IPRs action plan, infrastructure development, ICT, energy cooperation, taxation, dan pengembangan UKM);
  •     Menuju suatu kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata (region of equitable economic development) melalui pengembangan UKM dan program-program Initiative for ASEAN Integration (IAI); dan
  •     Menuju integrasi penuh pada ekonomi global (pendekatan yang koheren dalam hubungan ekonomi eksternal serta mendorong keikutsertaan dalam global supply network).


Persiapan Menghadapi Asean Economic Community 2015

Dalam menghadapi ASEAN Economic Community 2015 nanti, pemerintah Indonesia mau tidak mau harus melakukan langkah-langkah strategis agar tidakmenjadi negara pemasaran bagi produk-produk luar negeri sedangkan untuk investasi, negara lain lebih memilih untuk investasi di negara yang pelaksanaan usahanya sudah meningkat diantaranya Thailand, Malaysia, Vietnam dan Brunei Darussalam.

Untuk itu pemerintah harus melakukan langkah persiapan yang dapat dilakukan, di antaranya :
  1. Bersosialiasasi besar-besaran
  2. Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
  3. Penyedian Modal
  4.  Peningkatkan Kualitas Sumber daya Manusia (SDM)
  5.  Perbaikan infrastruktur
  6.   Reformasi Kelembagaan dan Pemerintah
  7.    Reformasi Iklim Investasi

Siapkah Indonesia Menghadapi ASEAN Economic Community 2015 ?

Menurut saya Bangsa Indonesia belum dapat dikatakan siap dalam menghadapi AEC 2015 karena dalam tahap perkembangan ekonomi Indonesia tidak terlihat perbaikan yang signifikan, dapat dilihat pula dari hutang luar negeri negara Indonesia yang semakin membengkak dari tahun ke tahun. Dapat diambil kesimpulan bahwa Indonesia belum mampu dalam mengembangkan Ekonomi Mandiri yang telah dicita-citakan dari awal untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Siap tidak siap AEC 2015 sudah di depan mata, namun kualitas tenaga kerja Indonesia masih belum mampu bersaing dengan tenaga kerja ASEAN lainnya jika tidak ada langkah konkrit dari pemerintah maka tenaga kerja Indonesia dapat disingkirkan karena daya saing yang semakin berat pada tahun 2015 dan banyak terjadi pengangguran serta tidak sejahteranya rakyat Indonesia.

Daftar Pustaka



RILEKS

Twitter