========================================================================
| Beberapa kejadian datang dengan
tujuan menggoyahkan anda dari Prinsip hidup anda. |
===============================================================================
Tampilkan postingan dengan label Arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arsitektur. Tampilkan semua postingan

Peran NFC Sebagai Alat Pembayaran

Apa yang dapat dilakukan oleh NFC? 


NFC (Near-field communication) semakin populer di antara para pengguna gadget. Aplikasi NFC ini juga sering ditampilkan di berbagai iklan tapi sayangnya banyak pengguna yang masih belum mengetahui bagaimana cara menggunakan aplikasi tersebut secara maksimal. Mari kita lihat pesona dari teknologi ini.


Menurut keterangan resmi dari ZTE, NFC adalah fitur standar yang terdapat di beberapa smartphone. NFC memungkinkan smartphone dapat terkoneksi dengan mudah dengan perangkat lain yang kompatibel dengan NFC atau dapat melakukan pekerjaan dengan NFC tag.

NFC tag adalah penghubung untuk memulai fitur dengan menggunakan NFC. NFC tag yang telah diprogram memungkinkan pengguna untuk mengendalikan berbagai fungsi pada ponsel mereka secara otomatis, hanya dengan satu kali tap.

Dengan menggunakan NFC tag, pengguna dapat melakukan beberapa kegiatan, seperti menyesuaikan alarm pada smartphone, masuk ke dalam model aplikasi tertentu, mengaktifkan bluetooth atau WiFi, menyesuaikan volume ringtone, serta pengaturan kecerahan layar, tanpa perlu menyalakan ponsel atau menyentuh tampilan menu.

Pengguna dapat mengubah ponsel menjadi mode senyap hanya dengan men-tap ponsel pada NFC tag yang terpasang di pintu ruang konferensi. Tamu yang berkunjung ke rumah kita dapat mengaktifkan dan memakai WiFi yang ada hanya dengan men-tap perangkat mereka pada NFC tag yang telah menyimpan password WiFi.

Dapat Membuka Aplikasi Secara Otomatis


NFC tag dapat digunakan untuk memulai beberapa fungsi, seperti membuka aplikasi resep hanya dengan men-tap ponsel dengan NFC tag yang terpasang di dinding dapur, menyalakan music player hanya dengan menyentuhkan ponsel dengan NFC tag yang berada di samping tempat tidur, dan menyalakan lampu hanya dengan men-tap NFC tag yang terdapat di pintu.

Selain itu, kita juga dapat menelepon kekasih kita hanya dengan men-tap NFC tag yang ditempelkan pada foto pacar yang terpajang di meja kerja.

Dapat Memberitahu Posisi suatu Tempat


Ketika NFC pertama kali diluncurkan, aplikasi yang paling umum adalah ‘check-in’. Pengguna dapat check-in dengan LBS (Location Based Service) hanya dengan men-tap NFC tag yang telah disisipkan di toko. Dalam lingkup bisnis, kita juga dapat menggunakan NFC untuk memindai tag yang memberikan informasi peta lokasi toko tersebut.

Dapat Menjalankan Tugas Tertentu


Selain menjalankan beberapa fungsi yang disebutkan di atas, kita dapat memprogram tag tersebut untuk menjalankan pekerjaan yang rumit. Contohnya jika ingin mengirim pesan ‘selamat pagi’ untuk teman-teman, kita tidak perlu mengetik pesan tersebut secara manual. Kita dapat memprogram sebuah tag dan kita dapat langsung mengirimkan pesan tersebut hanya dengan men-tap ponsel pada tag tersebut.

Dapat Melakukan Pembayaran


Fungsi NFC yang paling bermanfaat adalah NFC Payment. Pengguna dapat melakukan pembayaran hanya dengan men-tap smartphone mereka ke perangkat transaksi, tanpa menggunakan uang tunai atau pun kartu kredit.

Contoh Penggunaan NFC


  1. Di bioskop Australia, Anda dapat membeli makanan ringan dengan menggunakan NFC. Jika Anda merasa lapar, keluarkan lah smartphone Anda, buka aplikasi untuk memesan makanan tersebut, tap smartphone Anda pada lengan kursi untuk melakukan pesanan, dan makanan akan diantarkan ke meja Anda. 
  2. Elecom meluncurkan NFC Phone Keypad, yang disebut-sebut lebih nyaman dari pairing bluetooth. 
  3. Untuk membuka pintu dengan menggunakan NFC, Anda hanya perlu melambaikan ponsel di depan pintu. Setelah izin diterima, pintu akan terbuka secara otomatis. 
  4. Anda juga dapat menggunakan NFC untuk bertukar file. Android Beam menggunakan NFC untuk memungkinkan pairing bluetooth dan mengirimkan data ke dari satu ponsel ke ponsel lain. Tetapi, hal tersebut hanya bisa digunakan pada perangkat yang memiliki sistem operasi Android 4.0 atau di atasnya. 

Untuk menjalankan fungsi NFC, dibutuhkan perangkat NFC tag dan smartphone yang telah dilengkapi dengan NFC. Dengan aplikasi khusus yang ada di ponsel, kita tidak perlu menukar atau memberikan tanda pengenal kita dalam bentuk kartu nama, seperti yang biasa kita lakukan saat ini.

Intinya, sebagai cara baru untuk bertukar informasi, NFC memiliki sejumlah fungsi aplikasi praktis dan menyenangkan. Walaupun fungsi NFC belum diterapkan sepenuhkan di Indonesia, perkembangannya yang cepat dapat menjadi sebuah revolusi dalam interaksi manusia dengan mesin.

Raksasa Teknologi Memanfaatkan NFC Sebagai Alat Pembayaran


Apple Pay



Sembilan bulan setelah diperkenalkan di Amerika Serikat, Apple Pay resmi mendarat di Inggris. Sistem pembayaran digital besutan Apple ini mendukung 250 ribu toko dan 8 bank besar di negeri Ratu Elizabeth ini.

Dalam situs resmi Apple dipaparkan, 8 bank tersebut meliputi American Express, First Direct, HSBC, Nationwide, NatWest, Royal Bank of Scotland, serta Santander and Ulster Bank.

Perusahaan kartu kredit Visa, MasterCard dan American Express juga masuk di dalamnya. Sementara nama-nama besar seperti Boots, Waitrose, Pret dan Transpor for London menawarkan dukungan ritel awal.

detikINET kutip dari The Telegraph, Selasa (14/7/2015), musim gugur nanti atau sekitar Oktober sejumlah bank akan turut mendukung sistem pembayaran ini, diantaranya Halifax, Lloyds, dan Bank of Scotland.

Sedangkan Barclays masih menahan dukungan. Pasalnya mereka tengah membuat sistem pembayaran serupa yang bernama bPay.

Sementara itu Vice President Apple Pay, Jennifer Bailey telah mengonfirmasi bahwa sistem Apple Pay kini mampu memproses transaksi kecil tanpa harus verifikasi. Untuk pembelian di atas diatas GBP 20, kata Bailey, harus mengupgrade software bila ingin memiliki kemampuan serupa.

Bicara Apple Pay sendiri, sistem pembayaran ini diperkenalkan akhir Oktober tahun lalu. Menghadirkan layanan pembayaran contactless lewat iPhone 6 dan Apple Watch.

Hampir sebagian besar ritel di Amerika telah mendukung sistem pembayaran ini. Selain Inggris, Apple Pay lebih dulu tersedia di Canada dan China.

Android Pay



Google sebelumnya mengumumkan bahwa Android Pay akan tersedia pada pertengahan tahun. Memang tak disebutkan kapan tepatnya layanan pembayaran mobile tersebut bisa dipakai. Namun informasi yang satu ini sepertinya bisa menjadi sedikit bocoran.

Android Pay kemungkinan akan tersedia secepatnya pada 26 Agustus 2015. Salah satu restoran cepat saji McDonald di Amerika Serikat memajang memo yang memberitahukan kepada para karyawannya bahwa pada tanggal tersebut, para pelanggan bisa menggunakan Android Pay untuk membayar makanan.

Seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Senin (24/8/2015), ditambahkan pula dalam keterangan tersebut, prosedur pembayaran akan mirip seperti Apple Pay yang sudah lebih dulu digunakan. Selain itu, belum ada informasi lain yang lebih mendetail soal ini.

Sumber lain melansir, Android Pay tidak perlu menunggu Android Marshmallow untuk bisa digunakan. Pasalnya, layanan dompet digital ini kompatibel dengan perangkat berbasis Android versi sebelumnya, yakni minimal Android KitKat. Meski belum ada konfirmasi langsung dari Google maupun pihak McDonald, memo ini cukup meyakinkan soal ketersediaan Android Pay.

Saat hadir nanti, Android Pay akan menjadi pesaing utama Apple Pay di ranah pembayaran mobile menggunakan smartphone. Android tentu saja menjadi pesaing terdekatnya mengingat OS robot hijau ini merupakan platform nomor satu di dunia saat ini.

Berdasarkan bocoran sebelumnya, cara kerja Android Pay akan mirip dengan Apple Pay. Keduanya sama-sama memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC) sebagai alat pembayaran dengan smartphone Android. Teknologi ini juga memungkinkan pembayaran wireless.

Samsung Pay



Bersamaan dengan peluncuran Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Egde+, Samsung sekaligus mengumumkan jika sistem pembayaran Samsung Pay yang akan rilis pada tanggal 20 Agustus 2015. Berbeda dengan sejumlah sistem pembayaran lainnya, Samsung Pay diklaim bisa bekerja hampir di semua mesin POS (point-of-sale).

Hal ini karena dalam perangkat Galaxy S6, Galaxy S6 Edge, Galaxy S6 Edge+, dan Galaxy Note 5 tertanama teknologi NFC (Near Field Communication) dan Magnetic Secure Transmission (MST). Teknologi MST ini memancarkan kode magnetik yang sama dengan yang biasa terbaca dalam kartu kredit.

Tidak disebutkan memang sudah berapa banyak yang digandeng oleh Samsung Pay. Namun beberapa nama besar yang sudah memastikan bergabung adalah MasterCard, Visa, Lotte Card, Citi, KEB Hana Card, dan lainnya.

Di luar Korea Selatan, sistem pembayaran ini akan melenggang di Amerika Serikat pada tanggal 28 September 2015. Sebagai tambahan, vendor asal Korea Selatan itu juga akan mengahadirkan Samsung Pay di negara Inggris, Spanyol, dan Tiongkok. Hanya saja, belum ada informasi lebih lanjut kapan jadwal sistem pembayaran itu akan meluncur di tiga negara tadi.

Meski Samsung Pay baru akan rilis pada bulan September 2015, namun pengguna di Amerika Serikat juga bisa menggunakan versi trial mulai tanggal 25 Agustus hingga nantinya rilis secara komersi di tanggal yang ditentukan.

Mobile Money Telkomsel



Telkomsel tak puas hanya punya 20 juta pengguna mobile money sejak ‎layanan T-cash diluncurkan 2007 silam. Agar bisa menggarap pasar yang lebih luas lagi, ada sejumlah teknologi dan fitur baru yang dibenamkan. Bisa apa saja?

Dalam peluncuran di Gandaria City, Jakarta, Kamis (15/10/2015), inovasi terbaru yang ditawarkan T-cash tak lain penerapan teknologi Near Field Communication (NFC) yang akan mempermudah penggunanya melakukan pembayaran di 1.000 outlet mitra merchants di Jabodetabek.

Teknologi NFC yang ada di T-cash hanya berbentuk stiker bulat berwarna merah yang bisa kita tempelkan di ponsel. Tak hanya smartphone, ponsel jadul pun juga bisa menikmati inovasi layanan uang elektronik tersebut.

"NFC ini berbentuk stiker, sehingga lebih mudah untuk ditempel di semua jenis ponsel. Jadi, masyarakat yang punya ponsel model lama pun dapat merasakannya. Meski berbentuk stiker tapi ada ID-nya, andaikan hilang masih aman karena saldonya aman," jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah dalam peluncuran.

Sejak hadir pada 2007 lalu, saat itu layanan uang elektronik garapan Telkomsel ini masih berbentuk pesan singkat atau SMS saja. Sampai saat ini, setidaknya dari 149 juta pelanggan Telkomsel ada 20 juta yang menggunakanT-cash.

Ririek menjelaskan bahwa T-cash dengan teknologi NFC ini sudah mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia, dengan nama T-cash Tap. Telkomsel mengklaim layanan ini akan memberikan kemudahan dan pengalaman kepada pelanggannya dalam bertransaksi.

Pengguna Tcash yang sudah ditempelkan stiker NFC di ponselnya ini dan sudah mengaktifkan, maka tinggal melakukan menempelkan (tap) di mesin NFC merchants. Transaksi T-cash juga diklaim aman, karena menggunakan PIN enam digit untuk memproteksi transaksinya.

Disebutkan, beberapa merchant yang sudah dapat bisa menggunakan T-cash, antara lain Coffee Bean, Baskin Robbins, Wendy's, McDonald's, Bakmi GM, 7Eleven, Indomaret, dan Cinema XXI. Untuk sementara, layanan baru T-cash terbaru ini baru tersedia di wilayah Jabodetabek saja, kota-kota lainnya akan menyusul.

"Kami terus mengembang produk yang memiliki fokus pada pengalaman pelanggan dan pengembangan fitur. Ke depannya, T-cash akan dikembangkan untuk layanan lainnya, seperti transportasi publik, taksi, parkir, dan berbagai layanan finansial lainnya," pungkas Ririek.

Daftar Pustaka



  • [1] http://inet.detik.com/read/2015/04/06/110600/2878793/398/fungsi-nfc-yang-banyak-orang-belum-tahu
  • [2] http://inet.detik.com/read/2015/07/14/082914/2968268/317/apple-pay-mendarat-di-inggris
  • [3] http://inet.detik.com/read/2015/08/24/080604/2999138/317/android-pay-sudah-bisa-dipakai
  • [4] http://inet.detik.com/read/2015/08/15/132652/2992866/317/samsung-pay-diklaim-bisa-transaksi-dimanapun
  • [5] http://inet.detik.com/read/2015/10/15/164642/3044893/328/mobile-money-telkomsel-bisa-apa-saja

Arsitektur Telematika

1. Pengertian Arsitektur Telematika


Arsitektur Telematika adalah struktur desain komputer dan semua rinciannya, seperti sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya. Arsitektur mempunyai tiga elemen utama, adalah:

1. Arsitektur sistem pemrosesan
Menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap.

2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan
Menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.

3. Arsitektur data
Dari ketugas arsitektur ini, bagian arsitektur data lah yang paling rumit dan sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.

2. Arsiterktur Telematika (Client dan Server)


Arsitektur telematika sendiri dibagi menjadi dua bagian , yaitu:
1. Arsitektur telematika dari sisi client
2. Arsitektur telematika dari sisi server

1. Arsitektur Telematika Dari Sisi Client

Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.

Karakteristik Klien :

  • Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
  • Menunggu dan menerima balasan.
  • Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
  • Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.


2. Arsitektur Telematika dari sisi Server

Adalah sebuah eksekusi sisi server Web khusus yang melampaui standar metode HTTP yang harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script di sisi server khusus yang tertanam di tag halaman HTML; tag ini memicu suatu tindakan kejadian atau program untuk mengeksekusi.

Karakteristik Server:

  • Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
  • Melayani klien permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
  • Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
  • Jenis server khusus mencakup: web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan layanan web ini juga jenis server.

3. Kolaborasi Arsitektur Sisi Client Dan Sisi Server


Setelah diketahui penjelasn Mengenai arsitektur telematika pada sisi client dan juga sisi server secara terpisah, juga terdapat kolaborasi diantara keduanya.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :

1. Arsitektur Single- Tier

Definisi satu-tier arsitektur, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, adalah bahwa semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Ini adalah sederhana dan paling mahal alternatif. Ada kurang perlengkapan untuk membeli dan mempertahankan. Kelemahan dari jenis ini pelaksanaan keamanan lebih rendah dan kurangnya skalabilitas. Sebuah arsitektur skalabel ketika dapat dengan mudah diperluas atau ditambah untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kinerja.

2. Arsitektur Two-tier

Dalam dua lapis klien / server arsitektur, antarmuka pengguna pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database jasa biasanya dalam sebuah server yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem user interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Manajemen database server mendukung untuk disimpan prosedur dan pemicu.. Vendor perangkat lunak menyediakan alat-alat untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi untuk dua lapis klien / server arsitektur.

Arsitektur two-tier lebih aman dan terukur daripada pendekatan single-tier. Pilihan ini bergerak Database Server ke mesin terpisah di belakang firewall yang kedua. Ini menambah keamanan tambahan dengan menghapus data pelanggan sensitif dari DMZ. Memiliki database pada komputer yang terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahan dari opsi ini adalah biaya yang mahal dan kompleksitas arsitektur.

3. Arsitektur Three-tier

Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. The middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database pementasan. Di samping itu middleware menambahkan penjadwalan dan prioritas untuk bekerja di kemajuan. Three-tier klien / server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa untuk jumlah pengguna yang besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat. Kekurangan dari tiga tingkatan arsitektur adalah bahwa lingkungan pengembangan lebih sulit untuk digunakan daripada pengembangan aplikasi dari dua lapis.

Ada dua macam three-tier yang diketahui, yaitu :

- Three tier dengan pesan server
Pada arsitektur ini, pesan akan diproses dan diprioritaskan asynchronously. Header pesan memiliki prioritas yang mencakup informasi, alamat dan nomor identifikasi. Server pesan link ke relasional DBMS dan sumber data lainnya. . Pesan sistem alternatif untuk infrastruktur nirkabel.

- Three tier dengan server aplikasi
Arsitektur ini memungkinkan tubuh utama untuk menjalankan sebuah aplikasi pada tuan rumah bersama bukan di sistem user interface lingkungan klien. Server aplikasi logika bisnis saham, perhitungan dan pengambilan data mesin. . Dalam aplikasi arsitektur ini lebih terukur dan biaya instalasi kurang pada satu server dibandingkan mempertahankan masing-masing pada klien desktop.

4. Tingkatan Dalam Arsitektur Komputer


Ada sejumlah tingkatan dalam konstruksi dan organisasi sistem komputer. Perbedaan paling sederhana diantara tingkatan tersebut adalah perbedaan antara hardware dan software.

1.    Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer
Pada tingkatan ini Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardarwe ini mendukung software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.

2.    Multilayerd Machine
Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas beberapa layer hardware.

Berikut tingkatan layer tersebut :




Keterangan :

1. Physical Device Layer
Merupakan komponen elektrik dan elektronik yang sangat penting

2. Digital Logic Layer
Elemen pada tingkatan ini dapat menyimpan,memanipulasi, dan mentransmisi data dalam bentuk represeotasi biner sederhana.

3. Microprogrammed Layer
Menginterprestasikan instruksi bahasa mesin dari layer mesin dan secaa langsung menyebabkan elemen logika digital menjalankan operasi yang dikehendaki. Maka sebenarnya ia adalah prosesor inner yang sangat mendasar dan dikendalikan oleh instruksi program kontrol primitifnya sendiri yang disangga dalam ROM innernya sendiri. Instruksi program ini disebut mikrokode dan program kontrolnya disebut mikroprogram.

4. Machine Layer
Adalah tingkatam yang paling bawah dimana program dapat dituliskan dan memang hanya instruksi bahasa mesin yang dapat diinterprestasikan secara langsung oleh hardware.

5. Operating System Layer
Mengontrol cara yang dilakukan oleh semua software dalam menggunakan hardware yang mendasari (underlying) dan juga menyembunyikan kompleksitas hardware dari software lain dengan cara memberikan fasilitasnya sendiri yang memungkinkan software menggunakan hardware tersebut secara lebih mudah.

6. Higher Order Software Layer
Mencakup semua program dalam bahasa selain bahasa mesin yang memerlukan penerjemahan ke dalam kode mesin sebelum mereka dapat dijalankan. Ketika diterjemahkan program seperti itu akan mengandalkan pada fasilitas sistem operasi yang mendasari maupun instruksi-instruksi mesin mereka sendiri.

7. Applications Layer
Adalah bahasa komputer seperti yang dilihat oleh end-user.

Daftar Pustaka


http://kaze-akira.blogspot.co.id/2011/10/arsitektur-komputer.html
https://www.scribd.com/doc/243671327/ARSITEKTUR-TELEMATIKA-docx

RILEKS

Twitter