Untuk Apa Balon Udara Google ?
Google tak berhenti menguasai dunia teknologi dengan berbagai layanan gratis. Perusahaan milik Larry Page dan Sergey Brin telah mengepakkan sayapnya jauh meninggalkan kompetitor. Selama ini, Google dikenal sebagai penyedia produk-produk gratis seperti Gmail, Youtube sampai sistem operasi smartphone nomor satu dunia, Android.
Google mempunyai ambisi memerantas buta internet di seluruh dunia. Ekspansi Google ditandai dengan salah satu proyek mesin pencari raksasa ini yang dikenal Project Loon. Proyek ini merupakan salah satu impian Google dalam rangka memperluas jaringan internet di lokasi terpencil melalui wahana balon udara yang berperan sebagai satelit.
Balon yang mendukung jaringan WIFI ini menggunakan tenaga surya sebagai nyawanya. Google berambisi seluruh daerah terpencil di muka bumi ini dapat dijangkau oleh internet sehingga informasi bisa dengan mudah diperoleh. Keseriusan Google terhadap Project Loon ini dengan diluncurkannya Balon Udara sejak Juni 2013. Sampai tahun 2014 setidaknya balon-balon udara Google telah mengelilingi sejumlah negara seperti Brazil dan Australia, serta terlihat di Indonesia Maret 2015. Proyek ini terus dikembangkan oleh Google dengan tujuan akhir membentuk lingkaran yang melingkari Bumi sehingga koneksivitas internet yang diterapkannya tidak terputus.
Kenapa balon udara yang mengudara di ketinggian 67.000 kaki ini bermanfaat? Google menyadari bahwa internet sangat dibutuhkan oleh seluruh umat. Di era teknologi mutakhir, semua kebutuhan disediakan oleh internet, baik dan buruk. Google memberikan solusi terbaik dengan menghadirkan proyek ini. Balon udara yang melintasi wilayah Indonesia berkode HBAL436. Kecepatan balon udara ini dicatat oleh Flighradar24 dengan 14 knot (26 km/jam) di langit Indonesia.
Balon udara yang tidak menganggu lalu-lintas pesawat komersil ini masih dalam masa percobaan dan belum diterapkan dalam kehidupan sebenarnya (pesawat komersil terbang di atas ketinggian 35.000 kaki sampai 40.000 kaki). Namun tidak tertutup kemungkinan proyek Google akan cepat dirasakan dalam waktu dekat. Selama ini, Google tidak main-main dalam bermain peran penting di dunia teknologi.
Manfaat Project Loon Bagi Masyarakat
Project Loon, Kikis Kesenjangan Internet 4,8 Miliar Orang di Dunia
Google miliki proyek baru yang bernama Project Loon. Dengan melepas sejumlah balon udara raksasa ke lapisan stratosfer Bumi, Google ingin sediakan akses internet gratis ke seluruh penjuru dunia. Diharapkan, lewat Project Loon, langkah ini bisa mengikis kesenjangan internet 4,8 miliar penduduk bumi.
Diperkirakan ada dua per tiga penduduk Bumi yang tak miliki akses internet. 4,8 miliar orang itu tersebar di seluruh penjuru dunia terutama di daerah terpencil dan terpelosok. Project Loon diharapkan bisa membantu menghubungkan satu dengan lainnya melalui internet.
Namun Project Loon masih dalam tahap eksperimen. Dikembangkan oleh tim khusus dari Laboratorium X Google, apabila berhasil, menurut Google akan menghemat biaya. Sebut saja soal cost pemasangan kabel fiber yang tak murah.
Project Loon gunakan balon udara sebagai ‘pemancar’ koneksi internet di udara. Orang yang berada di darat manfaatkan ‘koneksi langit’ untuk terhubung ke internet. Pengguna hanya butuhkan sebuah antena kecil untuk menangkap sinyal yang kemudian dihubungkan ke komputer.
Balon udara Google terbang mengikuti kemana angin berhembus. Balon ini mengudara empat jam dalam sehari. Di darat, stasiun yang berjarak 60 mil dari balon udara akan memberikan sinyal. Kemudian sinyal ini akan ditransmisikan ke lima balon lainnya.
Setiap balon yang mengudara akan berikan akses koneksi internet yang mencakup wilayah seluas 780 mil persegi. Dilepas di Selandia Baru pekan lalu, Google enggan berikan keterangan berapa biaya yang dikeluarkan untuk Project Loon.
Internet, Project Loon dan Perkembangan Telematika Saat Ini
Nampaknya, tidak ada kata berhenti untuk pertumbuhan internet secara global. Menurut data terbaru dari We Are Social, pengguna internet aktif di seluruh dunia kini mencapai angka 31,7 miliar. Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna internet bertumbuh hingga 7,6 persen.
Pertumbuhan pengguna internet ini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan pengguna media sosial dan mobile. Menurut laporan yang sama, pengguna media sosial aktif kini mencapai 2,2 miliar, sedangkan pengguna mobile mencapai 3,7 miliar.
Menariknya, pertumbuhan yang paling signifikan ditunjukkan oleh pengguna yang mengakses media sosial melalui platform mobile. Pengguna jenis ini bertumbuh hingga 23,3 persen. Sementara itu, Facebook masih menjadi media sosial yang paling banyak digunakan dengan angka mencapai hampir 1,5 miliar.
Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa melihat infografis di bawah:
Dari info grafis di atas, kita bisa melihat perkembangan telematika dan latar belakang pengembangan project ini dikarenakan beberapa tahun terakhir pengguna internet dan sosial media terus mengalami peningkatan, dan begitu juga dengan ketergantungan penggunanya. Belum lagi kurangnya akses internet bagi pengguna yang jauh dari sumber internet yang umumnya hanya ada di pusat kota. Hingga akhirnya dengan Project Loon yang memberikan layanan akses internet.
Daftar Pustaka
- [1] http://www.bairuindra.com/2015/03/untuk-apa-balon-udara-google.html
- [2] http://sidomi.com/194396/project-loon-kikis-kesenjangan-internet-48-miliar-orang-di-dunia/
- [3] https://id.techinasia.com/talk/statistik-pengguna-internet-dan-media-sosial-terbaru-2015/
- [4] https://wirasetiawan29.wordpress.com/2015/03/26/tentang-project-loon/








Tidak ada komentar:
Posting Komentar