========================================================================
| Beberapa kejadian datang dengan
tujuan menggoyahkan anda dari Prinsip hidup anda. |
===============================================================================
Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi. Tampilkan semua postingan

Google, Project Loon dan Perkembangan Telematika

Untuk Apa Balon Udara Google ?


Google tak berhenti menguasai dunia teknologi dengan berbagai layanan gratis. Perusahaan milik Larry Page dan Sergey Brin telah mengepakkan sayapnya jauh meninggalkan kompetitor. Selama ini, Google dikenal sebagai penyedia produk-produk gratis seperti Gmail, Youtube sampai sistem operasi smartphone nomor satu dunia, Android.

Google mempunyai ambisi memerantas buta internet di seluruh dunia. Ekspansi Google ditandai dengan salah satu proyek mesin pencari raksasa ini yang dikenal Project Loon. Proyek ini merupakan salah satu impian Google dalam rangka memperluas jaringan internet di lokasi terpencil melalui wahana balon udara yang berperan sebagai satelit.


Balon yang mendukung jaringan WIFI ini menggunakan tenaga surya sebagai nyawanya. Google berambisi seluruh daerah terpencil di muka bumi ini dapat dijangkau oleh internet sehingga informasi bisa dengan mudah diperoleh. Keseriusan Google terhadap Project Loon ini dengan diluncurkannya Balon Udara sejak Juni 2013. Sampai tahun 2014 setidaknya balon-balon udara Google telah mengelilingi sejumlah negara seperti Brazil dan Australia, serta terlihat di Indonesia Maret 2015. Proyek ini terus dikembangkan oleh Google dengan tujuan akhir membentuk lingkaran yang melingkari Bumi sehingga koneksivitas internet yang diterapkannya tidak terputus.

Kenapa balon udara yang mengudara di ketinggian 67.000 kaki ini bermanfaat? Google menyadari bahwa internet sangat dibutuhkan oleh seluruh umat. Di era teknologi mutakhir, semua kebutuhan disediakan oleh internet, baik dan buruk. Google memberikan solusi terbaik dengan menghadirkan proyek ini. Balon udara yang melintasi wilayah Indonesia berkode HBAL436. Kecepatan balon udara ini dicatat oleh Flighradar24 dengan 14 knot (26 km/jam) di langit Indonesia.

Balon udara yang tidak menganggu lalu-lintas pesawat komersil ini masih dalam masa percobaan dan belum diterapkan dalam kehidupan sebenarnya (pesawat komersil terbang di atas ketinggian 35.000 kaki sampai 40.000 kaki). Namun tidak tertutup kemungkinan proyek Google akan cepat dirasakan dalam waktu dekat. Selama ini, Google tidak main-main dalam bermain peran penting di dunia teknologi.


Manfaat Project Loon Bagi Masyarakat 


Project Loon, Kikis Kesenjangan Internet 4,8 Miliar Orang di Dunia


Google miliki proyek baru yang bernama Project Loon. Dengan melepas sejumlah balon udara raksasa ke lapisan stratosfer Bumi, Google ingin sediakan akses internet gratis ke seluruh penjuru dunia. Diharapkan, lewat Project Loon, langkah ini bisa mengikis kesenjangan internet 4,8 miliar penduduk bumi.

Diperkirakan ada dua per tiga penduduk Bumi yang tak miliki akses internet. 4,8 miliar orang itu tersebar di seluruh penjuru dunia terutama di daerah terpencil dan terpelosok. Project Loon diharapkan bisa membantu menghubungkan satu dengan lainnya melalui internet.

Namun Project Loon masih dalam tahap eksperimen. Dikembangkan oleh tim khusus dari Laboratorium X Google, apabila berhasil, menurut Google akan menghemat biaya. Sebut saja soal cost pemasangan kabel fiber yang tak murah.


Project Loon gunakan balon udara sebagai ‘pemancar’ koneksi internet di udara. Orang yang berada di darat manfaatkan ‘koneksi langit’ untuk terhubung ke internet. Pengguna hanya butuhkan sebuah antena kecil untuk menangkap sinyal yang kemudian dihubungkan ke komputer.

Balon udara Google terbang mengikuti kemana angin berhembus. Balon ini mengudara empat jam dalam sehari. Di darat, stasiun yang berjarak 60 mil dari balon udara akan memberikan sinyal. Kemudian sinyal ini akan ditransmisikan ke lima balon lainnya.


Setiap balon yang mengudara akan berikan akses koneksi internet yang mencakup wilayah seluas 780 mil persegi. Dilepas di Selandia Baru pekan lalu, Google enggan berikan keterangan berapa biaya yang dikeluarkan untuk Project Loon.


Internet, Project Loon dan Perkembangan Telematika Saat Ini



Nampaknya, tidak ada kata berhenti untuk pertumbuhan internet secara global. Menurut data terbaru dari We Are Social, pengguna internet aktif di seluruh dunia kini mencapai angka 31,7 miliar. Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna internet bertumbuh hingga 7,6 persen.

Pertumbuhan pengguna internet ini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan pengguna media sosial dan mobile. Menurut laporan yang sama, pengguna media sosial aktif kini mencapai 2,2 miliar, sedangkan pengguna mobile mencapai 3,7 miliar.

Menariknya, pertumbuhan yang paling signifikan ditunjukkan oleh pengguna yang mengakses media sosial melalui platform mobile. Pengguna jenis ini bertumbuh hingga 23,3 persen. Sementara itu, Facebook masih menjadi media sosial yang paling banyak digunakan dengan angka mencapai hampir 1,5 miliar.

Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa melihat infografis di bawah:







Dari info grafis di atas, kita bisa melihat perkembangan telematika dan latar belakang pengembangan project ini dikarenakan beberapa tahun terakhir pengguna internet dan sosial media terus mengalami peningkatan, dan begitu juga dengan ketergantungan penggunanya. Belum lagi kurangnya akses internet bagi pengguna yang jauh dari sumber internet yang umumnya hanya ada di pusat kota. Hingga akhirnya dengan Project Loon yang memberikan layanan akses internet.

Daftar Pustaka


  • [1] http://www.bairuindra.com/2015/03/untuk-apa-balon-udara-google.html
  • [2] http://sidomi.com/194396/project-loon-kikis-kesenjangan-internet-48-miliar-orang-di-dunia/
  • [3] https://id.techinasia.com/talk/statistik-pengguna-internet-dan-media-sosial-terbaru-2015/
  • [4] https://wirasetiawan29.wordpress.com/2015/03/26/tentang-project-loon/

Sisi Buruk, Manfaat Teknologi dan Ciri Kerangka Ilmiah

SoftSkill (Bahasa Indonesia)


1. Membuat Tulisan dari Sebuah Artikel


Teknologi dan Sisi Buruk yang Ditawarkan



        Teknologi dikembangakan oleh manusia dan untuk manusia yang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Inovasi demi inovasi terus berkembang untuk terus menyempurnakan tampilan dan fungsi pada teknologi terkini. Tidak dapat dipungkiri sisi buruk dari perkembangan teknologi yang kian hari semakin maju semakin "muncul (pula) ke permukaan" publik atau khalayak ramai.

Berikut contoh sisi gelap dari teknologi yang berdampak pada manusia :

Cyber Bullying


         Bullying adalah salah satu bentuk dari perilaku agresi dengan kekuatan dominan yang dilakukan secara berulang - ulang dengan tujuan menggangu korbannya. Perilaku tersebut sangat merugikan korban karena dapat merusak nama baik dan berdampak pada psikis atau kepribadian.

         Jadi, Cyber Bullying itu sendiri adalah opini atau kritik berlebihan yang dilontarkan pelaku pada korban di dunia maya yang bertujuan menjatuhkan. Biasanya terjadi pada media sosial yang sudah banyak berkembang sehingga fungsi sebagai sarana komunikasi berubah fungsi menjadi sangat bebas dan dapat terjadinya cyber bullying, contohnya pada media sosial seperti facebook, twitter, path, kaskus, video chat di youtube dan sebagainya.

            Contoh kasus yang sangat menggemparkan dunia adalah kasus Amanda Todd. Perlu diketahui Amanda Todd diusianya yang masih sangat belia yaitu 15 tahun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya akibat menjadi korban cyber bullying dan Tyler Clementi seorang mahasiswa berusia 18 tahun yang berkuliah di Rutgers University di Piscataway, New Jersey mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan George Washington. Aksi bunuh diri ini karena temannya, Ravi berkicau di twitter bahwa Clementi mencium pria (gay). Sangat disayangkan nyawa seseorang berada pada satu tweet di tweeter (sebutan - pengguna twitter).

         Untuk menghindari terjadinya cyber bullying adalah dengan toleransi sesama pengguna media sosial agar lebih menjaga privasi. Apalagi sudah ada hukum yang dapat dijadikan pedoman menghindari perilaku tercela tersebut yaitu UU ITE.
Mulai Sekarang, Mari Stop Cyber Bullying !

Kecanduan Game Online


            Game atau permainan pada teknologi terkini bertujuan sebagai saran hiburan untuk penghilang jenuh dan mengisi waktu luang. Tetapi karena semakin menjamurnya game online pada PC (komputer) dan smartphone, kini game online menjadi gaya hidup atau kebutuhan sebagian besar penggunanya. Apalagi dengan kemudahan yang diberikan user (pengguna) dapat dengan mudah mengunduh game online dan mencobanya tetapi tanpa disadari user menjadi ketagihan dalam memainkan game tersebut dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

               Biasanya berawal dari keisengan pengguna untuk mencoba game online yang dilihat dari promosi iklan atau diundang teman untuk bermain. Contoh game online yang sedang ramai dimainkan adalah game online buatan aplikasi Chat yaitu LINE mulai dari Let’s Get rich, Candy Rush, Line Stage, Line Ranger, Cookies Run dan Clash of Clans.

                  Tidak ada salahnya bermain game untuk mengisi waktu luang, tetapi jangan menjadi game addict atau kecanduan game sehingga dapat merugikan diri sendiri atau orang lain.

             Semua kasus ini hanya sebagian dari sekian banyak kasus penyebaran malware di seantero jejaring sosial. Twitter tak kalah jadi target, pada Agustus 2009 diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis.

           Lalu maraknya aktivitas jual beli online dengan menggunakan kartu kredit dapat memunculkan carding. Carding adalah istilah yang dipakai hacker untuk kejahatan dengan memanfaatkan kartu kredit palsu atau kartu kredit milik orang lain.

           Contoh kasus yang merugikan user dari Singapura. Gamer ditemukan tewas yaitu Xu Kaixiang, 25 tahun dan masih duduk di bangku kuliah di National University of Singapore. Dia ditemukan tak bernyawa di depan komputer yang biasa digunakannya untuk bermain game. Ketika dimintai keterangan, ayah korban bernama Xu mengatakan anaknya main game untuk menghabiskan waktu liburan dan sudah sering main game semalaman tanpa henti. Tubuh Xu Kaixiang terbaring kaku. Meski paramedis cepat datang, nyawanya sudah tidak tertolong. Tidak disebutkan video game apa yang sedang dimainkannya. Sang ayah menyatakan meski anaknya tidak suka keluar rumah dan gemar main game, dia dalam keadaan sehat. Jarang mengeluh sakit. Karena itu, kematian sang anak membuatnya sedih sekaligus kaget karena anaknya tewas karena bermain games.

Cyber Criminal


               Cyber Criminal adalah kejahatan yang dilakukan di dunia maya atau melalui jaringan internet yang bertujuan untuk merugikan orang lain atau sekelompok orang. Contoh kasusnya adalah penyebaran virus dengan sengaja pada bulan Juli 2009, Twitter (salah satu jejaring social yang sedang naik pamor di masyakarat belakangan ini) kembali menjadi media infeksi modifikasi New Koobface, worm yang mampu membajak akun Twitter dan menginfeksi melalui postingan dan menjangkiti semua follower (pengikut salah satu akun twitter).

                  Semua kasus ini hanya sebagian dari sekian banyak kasus penyebaran malware di seantero jejaring sosial. Twitter tak kalah jadi target, pada Agustus 2009 diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis.

           Lalu maraknya aktivitas jual beli online dengan menggunakan kartu kredit dapat memunculkan carding. Carding adalah istilah yang dipakai hacker untuk kejahatan dengan memanfaatkan kartu kredit palsu atau kartu kredit milik orang lain.

Sumber


2. Membuat Tulisan 1 Alinea


Manfaat Teknologi dalam Dunia Pendidikan


        Pemanfaatan teknologi informasi pada dunia pendidikan sudah diperkirakan oleh Ivan Illich pada awal tahun 70-an yang membahas tentang "Pendidikan Tanpa Sekolah (Deschooling Society)" yaitu membahas kemungkinan guru sudah tidak lagi diperlukan. Manfaat teknologi dalam pendidikian sudah dapat dirasakan siswa siswi yaitu sebagai alat kolaborasi dengan siswa dalam sarana pendukung pengembangan pengetahuan, sarana informasi yang dibutuhkan pelajar dalam mempermudah, penerapan, pendukung proses pembelajaran dan dapat dijadikan sebagai perbandingan kepercayaan, perspektif dan pandangan terhadap dunia demi mencapai tujuan pendidikan dan terciptanya efektifitas serta efisiensi proses belajar dan mengajar guru terhadap siswa-siswi di sekolah.

Sumber


3. Mengapa Kerangka Ilmiah harus Faktual, Objektif dan Sistematis ? 


          Karena pada hakikatnya karangan adalah penjabaran suatu pikiran secara resmi dan teratur tentang suatu topik dengan mengindahkan prinsip komposisi dan konvensi pernaskahan. Suatu karangan akan disebut ilmiah apabila karangan atau tulisan itu merupakan laporan dan analisis dari suatu hasil penelitian, walau bagaimanapun sederhananya.Ciri karangan ilmial harus memenuhi syarat faktual, objektif dan sistematis. Faktual objektif berarti ada faktanya dan sesuai dengan objek yang diteliti. Kesesuaian itu harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri. Objektif juga mengandung pengertian adanya sikap jujur dan tidak memihak, serta memakai ukuran umum dalam menilai sesuatu, bukan ukuran subjektif (selera perseorangan). Sistematik berarti tersusun atau terorganisasi dalam suatu sistem. Bagian-bagiannya tidak ada yang berdiri sendiri. Bagian yang satu dengan bagian yang lain harus saling berkaitan, saling menjelaskan, dan saling melengkapi sehingga secara keseluruhan karangan merupakan suatu kesatuan yang utuh.

Sumber


4. Apakah tujuan perkuliahan dapat dicapai dengan menguasai materi – materi bahasa indonesia di bawah ini ?


Materi Bahasa Indonesia :
  1. Fungsi Bahasa
  2. Ragam Bahasa
  3. Ejaan
  4. Diksi
  5. Kalimat Efektif
  6. Alinea
  7. Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah
  8. Kerangka Karangan
  9. Kutipan dan Daftar Pustaka
Apakah tujuan perkuliahan dapat dicapai dengan menguasai materi – materi bahasa indonesia tersebut ?

Tentu saja dapat dicapai tujuan perkuliahan, karena materi - materi tersebut adalah urutan yang harus diperhatikan untuk mencapai kesempurnaan dalam membuat karya ilmiah atau penelitian ilmiah dalam mahasiswa melaksanakan skripsi atau tugas akhir.

Fungsi Bahasa


Bahasa adalah alat yang sistematis untuk menyampaikan gagasan / perasaan dengan memakai tanda – tanda, bunyi – bunyi, gesture yang berkaitan dengan mimic atau tanda – tanda yang disepakati dan mengandung makna yang dapat dipahami.

Ragam Bahasa


Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dipakai dalam berbagai keperluan tentu tidak seragam, tetapi akan berbeda-beda disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Keanekaragaman bahasa ini tentu tidak lepas dari masyarakat Indonesia yang terdiri atas berbagai suku bangsa. Keragaman ini juga timbul karena kebutuhan pemakai bahasa yang ingin menyesuaikan bahasanya dengan situasi dan kondisi yang ditemuinya. Hal inilah yang disebut dengan ragam bahasa. Suwito (1984:148) menyatakan bahwa variasi (ragam) bahasa timbul karena kebutuhan penutur akan adanya alat komunikasi yang sesuai dengan situasi dan konteks sosial. Konteks sosial yang dimaksud di sini adalah kapan komunikasi itu dipakai, di mana komunikasi terjadi, kepada siapa komunikasi itu disampaikan, masalah apa yang dibicarakan, dan dalam situasi seperti apa komunikasi terjadi.

Ejaan


Ejaan adalah penggambaran bunyi bahasa (kata, kalimat, dsb) dengan kaidah tulisan (huruf) yang distandardisasikan dan mempunyai makna. Ejaan biasanya memiliki tiga aspek :

  • aspek fonologis yang menyangkut penggambaran fonem dengan huruf dan penyusunan abjad
  • aspek morfologis yang menyangkut penggambaran satuan-satuan morfemis
  • aspek sintaksis yang menyangkut penanda ujaran berupa tanda baca.

Diksi


Diksi bisa diartikan sebagai pilihan kata pengarang untuk menggambarkan sebuah cerita. Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata melainkan digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan dan sebagainya. Gaya bahasa sebagai bagian dari diksi yang bertalian dengan ungkapan-unkapan individu atau karakteristik, atau memiliki nilai artistik yang tinggi.

Kalimat Efektif


Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Alinea


Alinea adalah satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Alinea diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari kalimat dari sudut pandang komposisi, alinea sebenarnya sudah memasuki kawasan wacana atau karangan sebab karangan formal yang sederhana boleh saja hanya terdiri atas satu alinea. Jadi, tanpa kemampuan menyusun alinea tidak mungkin bagi seseorang mewujudkan sebuah karangan.

Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah


Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah merupakan rencana penting dengan merincikan data dan materi dalam penulisan karya ilmiah. Karena dengan perencanaan yang matang dan sempurna, maka pada saat mengerjakan akan menjadi lebih mudah dan dengan arah tujuan yang sudah lebih jelas tanpa banyak membuang waktu.

Kerangka Karangan


Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik atau tema yang dituju. Pembuatan kerangka karangan ini sangat penting, terutama bagi penulis pemula, agar tulisan tidak kaku dan penulis tidak bingung dalam melanjutkan tulisannya.

Kutipan dan Daftar Pustaka


Kutipan adalah pengambil alihan satu klimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argument dalam tulisan itu sendiri. Kutiupan sering kita pakai dalam penulisan karya ilmiah.

Daftar pustaka atau biasa juga disebut bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul-judul buku, artikel, makalah, dan bahan-bahan dalam bentuk lainnya yang dijadikan sumber atau rujukan untuk sebuah buku atau bentuk tulisan lain.

Sumber :


Tugas SoftSkill II (1)

1. APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG PRODUKSI-PRODUKSI FUNGSI PRODUKSI?
2. JELASKAN JENIS-JENIS PASAR MONOPOLI,OLIGOPOLI,DAN PERSAINGAN SEMPURNA !
3. JELASKAN TENTANG PENDAPATAN NASIONAL,METODE PENGHITUNGAN DAN KETERBATASAN METODE TERSEBUT !

==========================================================

1. PENGERTIAN PRODUKSI, FUNGSI PRODUKSI, PEMASARAN HASIL PRODUKSI

Pengertian Produksi

Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang menstranspormasikan masukan (input) menjadi hasil keluaran (output). Dalam pemgartian yang bersifat umum ini penggunaannya cukup leas, sehingga mencakup keluaran (output) yang berupa barang atau jasa. Dalam arti sempit, pengertian produksi hanya dimaksud sebagai kegiatan yang menghsilkan barang baik barang jadi maupun barang setengah jadi, bahan industri dan suku cadang atau spareparts dan komponen. Hasil produksinya dapat berupa barang­barang konsumsi maupun barang-barang industri. Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa. (Sofjan Assauri, 1999: him 11)
Produksi adalah suatu proses mengubah input menjadi output sihingga nilai barang tersebut bertambah. Input dapat berupa terdiri dari barang atau jasa yang digunakan dalam proses produksi, dan output adalah barang atau jasa yang di hasilkan dari suatu proses produksi.(sri adiningsih, 1999 : him 3-4). sedangkan menurut, sukanto dan indriy, Produksi merupakan pusat pelaksanaan kegiatan konkrit mengadakan barang-barang dan jasa-jasa. Tanpa kegiatan ini kosonglah arti suatu badan usaha.(sukanto, indriyo, 1992, him 12-13)
Produksi adalah suatu kegiatan yang mengubah input menjadi output. Kegiatan tersebut dalam ekonomi biasa di nyatakan dalam fungsi produk, Fungsi produk menunjukkan jumiah maksimum output yang dapat dihasilkan dari pemakaian sejumlah input dengan menggunakan teknogi tertentu. (sugiarto, dkk, 2002 : him 202) sedangkan menurut Ari sudarman, Produksi sering didefenisikan sebagai penciptaan guna, dimana guna bararti kemampuan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia(Ari Sudarman, 2004 : him 103)
Menurut definisi diatas produksi meliputi semua aktivitas dan tidak hanya mencakup pengertian yang sangat luas, produksi meliputi semua aktivitas dan tidak hanya mencakup pembuatan barang-barang yang dapat dilihat dengan menggunakan faktor produksi. Faktor produksi yang dimaksud adalah berbagai macam input yang digunakan untuk melakukan proses produksi. Faktor-faktor produksi tersebut dapat diklasifikasi menjadi faktor produksi tenaga kerja, modal, dan bahan mentah. Ketiga faktor produksi tersebut dikombinasikan dalam jumlah dan kualitas tertentu. Aktivitas yang terjadi didalam proses produksi yang meliputi perubahan-perubahan bentuk, tempat dan waktu penggunaan hasil-hasil produksi.
Disamping itu produksi juga diartikan sebagai penciptaan nilai guna (utility) suatu barang dan jasa dimana nilai guna diartikan sebagai kemampuan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pengertian lain dengan lebih sederhana mengatakan bahwa produksi adalah suatu kegiatan mengubah input (faktor produksi menjadi output barang dan jasa). adanya perbedaan produksi dalam arti teknis dan ekonomi adalah secara teknis merupakan suatu pendayagunaan sumber­sumber yang tersedia. Dimana nantinya diharapkan terwvujudnya hasil yang lebih baik dari segala pengorbanan yang telah diberikan. Sedangkan bila ditinjau dari pengertian ekonomi, produksi merupakan suatu proses pendayagunaan segala sumber yang tersedia untuk mewujudkan hasil yang terjamin kualitas, terkelola dengan baik sehingga kegiatan tersebut haruslah dilakukan dengan biaya serendah mungkin untuk mencapai hasil maksimal.

Fungsi Produksi

Pada umumnya ekonomi menggunakan fungsi produksi untuk menggambarkan hubungan antara input dan output. Fungsi produksi menunjjukan berapa banyak jumlah maksimum output yang dapat diproduksi apabila sejumlah input yang tertentu dipergunakan pada proses produksi(Sri Adiningsi, 1999: hlm 5) Fungsi produksi adalah suatu skedul (atau tabel atau persamaan matematis) yang menggambarkan jumlah output maksimum yang dapat dihasilkan dari satu set faktor produksi tertentu, dan pada tingkat teknologi tertentu pula. Singkatnya fungsi produksi adalah katalog dari kemungkinan hasil produksi(Ari Sudarman, 2004: hlm 108) Fungsi produksi menunjukkan sifat hubungan di antara faktor­faktor produksi dan tingkat produksi yang dihasilkan. Faktor-faktor produksi dikenal pula dengan istilah input dan jumlah produksi selalu juga disebut sebagai output.(Sadono Sukirno, 2008 : him 193) Dari pengertian diatas dapat dipahami mengenai unsur-unsur dan Faktor-faktor produksi disini yang dimaksud adalah tanah, modal, tenaga kerja dan keahlian keusahawan dimana tetap jumlahnya. Hanya tenaga kerja dipandang sebagai faktor produksi yang berubah-ubah. jumlahnya. Dengan demikian perkaitan antara faktor produksi yang digunakan dan tingkat produksi yang dicapai adalah perkaitan antara jumlah tenaga kerja yang digunakan dan jumlah produksi yang dicapai. 3 variabel independen yaitu Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Pemasaran Hasil produksi.

a. Bahan Baku

Menurut Mulyadi (1986: 118) bahan baku adalah bahan yang membentuk bagian integral produk jadi. Bahan baku yang diolah dalam perusahaan manufaktur dapat diperoleh dari pembelian lokal, pembelian import atau dari pengolahan sendiri. Adapun jenis jenis bahan baku menurut Gunawan Adisaputro dan Marwan Asri (1982: 185) terdiri dari :

1. Bahan baku langsung (direct material)

Bahan baku langsung adalah semua bahan baku yang merupakan bagian daripada barang jadi yang dihasilkan. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan mentah langsung ini mempunyai hubungan yang erat dan sebanding dengan jumlah barang jadi yang dihasilkan.

2. Bahan baku tak langsung (indirect material)

Bahan baku tak langsung adalah bahan baku yang ikut berperanan dalam proses produksi, tetapi tidak secara langsung tamapak pada barang jadi yang dihasilkan. Seandainya barang jadi yang dihasilkan adalah meja dan kursi maka kayu merupakan bahan baku langsung, sedangkan paku dan plamir merupakan bahan mentah tak langsung. Sumber : id.shvoong

b. Tenaga kerja

Tenaga Kerja adalah seluruh jumlah penduduk yang dianggap dapat bekerja dan sanggup bekerja jika ada permintaan kerja, tenaga kerja dapat dilihat dari konsep produktivitasnya. Sumber : socialrewardsurvey Tenaga kerja faktor produksi ini bukan saja berarti jumlah buruh yang terdapat dalam perekonomian. Pengertian tenaga kerja meliputi juga keahlian dan ketrampilan yang mereka miliki. Dari segi keahlian dan pendidikannya, tenaga kerja di bedakan kepada tiga golongan berikut: 1. Tenaga kerja kasar adalah tenaga kerja yang tidak berpendidikan atau rendah pendidikannya dan tidak memiliki keahlian dalam suatu bidang pekerjaan, 2. Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang memilki keahlian dari pelatihan atau dari pengalaman kerja seperti montir mobil, tukang kayu dan ahli merepasi TV dan radio. 3. Tenaga karja terdidik adalah tenaga kerja yang memiliki pendidikan cukup tinggi dan ahli dalam bidang tertentu seperti dokter, akuntan, ahli ekonom dan insinyur. .(sudono sukirno, 2003: hlm 7) Konsep produktivitas kerja dapat dilihat dari dua dimensi, yaitu dimensi individu dan dimensi organisasian. Dimensi individu melihat produktivitas dalam kaitannya dengan karakteristik­karakteristik kepribadian individu yang muncul dalam bentuk sikap mental dan mengandung makna keinginan dan upaya individu yang selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Sedangkan dimensi keorganisasian melihat produktivitas dalam kerangka hubungan teknis antara masukan (input) dan keluaran (out put). Oleh karena itu dalam pandangan ini, terjadinya peningkatan produktivitas tidak hanya dilihat dari aspek kuantitas, tetapi juga dapat dilihat dari aspek kualitas,

Pemasaran Hasil produksi

Pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain (Kotler, 2002: hlm 9) Perencanaan pemasaran harus dimulai dari penetapan tujuan perusahaan, misalnya tujuan yang ingin dicapai: a. Menciptakan kepuasan pelanggan melalui tawaran produk b. Meningkatkan kwalitas produk c. Meningkatkan pasar d. Medapat laba dalam jangka pendek dan panjang Meskipun beberapa perusahaan mempunyai tujuan yang sama, tetapi strategi yang digunakan berbeda-beda. Umumnya strategi pemasaran adalah: a. Memilih pelanggan sasaran yang dituju atau dilayani b. Mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pelanggan c. Menentukan bauran pemasaran panjang Agar strategi pemasaran dapat dijalankan, menajer pemasaran diharuskan untuk mengembangkan program-program pemasaran, seperti berikut: a. Target penjualan b. Anggaran pemasaran c. Alokasi bauran pemasaran d. Penetapan harga e. Alokasi anggaran pemasaran pada masing-masing kelompok Implementasi perencanaan pemasaran akan menjadi aktivitas terbaik perusahaan harus diorganisasikan melalui struktur organisasi yang mencerminkan kegiatan pemasaran yang optimal. Fungsi produksi secara matematis dapat dinyatakan sebagai berikut :

Q + f ( K, L, R, T )

Dimana:

Q = Output; K = Kapital/modal; L = Labor/tenaga kerja; R = Resources/sumber daya; T = Teknologi

Produksi Jangka Pendek adalah produksi yang menggunakan input tetap dan input variabel.
Hubungan Kurva TP, APL, dan MPH
Tahap awal menunjukkan tenaga kerja yang masih sedikit, apabila ditambah akan meningkatkan total produksi (TP), produksi rata-rata (AP) dan produksi marginal (MP). Tahap kedua, TP terus meningkat sampai produksi optimum sedang AP menurun dan MP menurun sampai titik nol. Tahap terakhir yaitu penambahan tenaga kerja menurunkan TP dan AP, sedangkan MP negatif.
Produksi Jangka Panjang adalah produksi yang semua inputnya dapat dirubah.

a. Kurva produksi sama (isoquant)

Isoquant menunjukan kombinasi dua macam input yang berbeda yang menghasilkan output yang sama.
Kurva Produksi Sama (Isoquant) Ciri-ciri isoquant : Mempunyai kemiringan negatif. Semakin ke kanan kedudukan isoquant menunjukkan semakin tinggi jumlah output. Isoquant tidak pernah berpotongan dengan isoquant yang lainnya. Isoquant cembung ke titik origin.

b. Garis ongkos sama/ kurva biaya sama (isocost)

Menunjukkan semua kombinasi dua macam input yang dibeli perusahaan dengan pengeluaran total dan harga faktor produksi tertentu.
Kurva Biaya Sama (Isocost)

Tugas SoftSkill

Soal :
1. Sebutkan & jelaskan macam - macam sistem perekonomian !

2. Apa yang dimaksud permintaan & Penawaran ?

3. Apa yang anda ketahui tentang hukum permintaan dan hukum penawaran dan sebutkan faktor - faktor yang mempengaruhi !

Jawab :
1.

Sistem Perekonomian


Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.


Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.


- Perekonomian Terencana



Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China, misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.


- Sistem Ekonomi Tradisional



Pada kehidupan masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bergantung pada sumber daya alam. masyarakat juga memproduksi barang pemenuh kebutuhan yang di produksi hanya untuk kebutuhan tiap-tiap rumah tangga. dengan demikian rumah tangga dapat bertindak sebagai konsumen, produsen, dan keduannya.


- Perekonomian Pasar



Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.


- Perekonomian Pasar Campuran



Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.


2.

Permintaan dan Penawaran


Teori penawaran dan permintaan (bahasa Inggris: supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku serta interaksi para pembeli dan penjual. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas. Model ini mengakomodasi kemungkian adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan, yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.


- Pengertian Penawaran



Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran:
  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga sumber produksi.
  • Tingkat produksi.
  • Ekspektasi/perkiraan.

- Pengertian Permintaan



Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan :
  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga barang lain yang berkaitan.
  • Tingkat pendapatan.
  • Selera konsumen.
  • Ekspektasi/perkiraan.

3.

Hukum Permintaan


Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:
“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).

Harga barang itu sendiri

Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan menurun, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan meningkat.


Harga barang substitusi (pengganti)

Harga barang dan jasa pengganti (substitusi) ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang diminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah maka orang akan beralih pada barang substitusi tersebut. Akan tetapi jika harga barang substitusi naik maka orang akan tetap menggunakan barang yang semula. Contohnya kaus adalah pengganti kemeja. Jika di pasar harga kaus lebih murah dibandingkan kemeja, maka permintaan akan kaus lebih banyak bila dibandingkan permintaan terhadap kemeja.


Harga barang komplementer (pelengkap)

Barang pelengkap juga dapat memengaruhi permintaan barang/jasa. Misalnya sepeda motor, barang komplementernya bensin. Apabila harga bensin naik, maka kecenderungan orang untuk membeli sepeda motor akan turun, begitu juga sebaliknya.


Jumlah Pendapatan

Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan barang dan jasa. Apabila pendapatan yang diperoleh tinggi maka permintaan akan barang dan jasa juga semakin tinggi. Sebaliknya jika pendapatannya turun, maka kemampuan untuk membeli barang juga akan turun. Akibatnya jumlah barang akan semakin turun. Misalnya pendapatan Ibu Tia dari hasil dagang minggu pertama Rp200.000,00 hanya dapat untuk membeli kopi 20 kg. Tetapi ketika hasil dagang minggu kedua Rp400.000,00, Ibu Tia dapat membeli kopi sebanyak 40 kg.


Selera konsumen

Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika selera konsumen terhadap barang tertentu meningkat maka permintaan terhadap barang tersebut akan meningkat pula. Misalnya, sekarang ini banyak orang yang mencari hand phone yang dilengkapi fasilitas musik dan game, karena selera konsumen akan barang tersebut tinggi maka permintaan akan hand phone yang dilengkapi musik dan game akan meningkat.


Intensitas kebutuhan konsumen

Intensitas kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Kebutuhan terhadap suatu barang atau jasa yang tidak mendesak, akan menyebabkan permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut rendah. Sebaliknya jika kebutuhan terhadap barang atau jasa sangat mendesak maka permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut menjadi meningkat, misalnya dengan meningkatnya curah hujan maka intensitas kebutuhan akan jas hujan semakin meningkat. Konsumen akan bersedia membeli jas hujan hingga Rp25.000,00 walaupun kenyataannya harga jas hujan Rp15.000,00.


Perkiraan harga di masa depan

Apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal. Sebaliknya apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan turun, maka konsumen cenderung mengurangi jumlah barang yang dibeli. Misalnya ada dugaan kenaikan harga bahan bakar minyak mengakibatkan banyak konsumen antri di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) untuk mendapatkan bensin atau solar yang lebih banyak.


Jumlah penduduk

Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat.



Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3

Organisasi dan Konflik

Organisasi

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis).

Definisi

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut :


  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.

  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.

Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.


Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus.
Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup.Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Partisipasi

Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. 

Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.
Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

Unsur - unsur

Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi:
  1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
  2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
  3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

Jenis - jenis


Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut :
  1. Pikiran (psychological participation)
  2. Tenaga (physical partisipation)
  3. Pikiran dan tenaga
  4. Keahlian
  5. Barang
  6. Uang

Syarat - syarat

Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu :
  • Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.

  • Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.

  • Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.

  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.

  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.

  • Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

  • Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan pada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan pada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.

  • Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud meningkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas.

Bentuk - bentuk Organisasi

  1. Organisasi politik
  2. Organisasi sosial
  3. Organisasi mahasiswa
  4. Organisasi olahraga
  5. Organisasi sekolah
  6. Organisasi negara
  7. Organisasi pemuda

Konflik

Konflik organisasi berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.

Definisi Konflik

Ada beberapa pengertian konflik menurut beberapa ahli.

  1. Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.
  2. Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantung dapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing – masing komponen organisasi memiliki kepentingan atau tujuan sendiri – sendiri dan tidak bekerja sama satu sama lain.
  3. Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.
  4. Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi (Muchlas, 1999). Konflik ini terutama pada tingkatan individual yang sangat dekat hubungannya dengan stres.
  5. Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.

Jenis dan Sumber Konflik 

Menurut James A.F. Stoner dan Charles Wankel dikenal ada lima jenis konflik yaitukonflik intrapersonal, konflik interpersonal, konflik antar individu dan kelompok,konflik antar kelompok dan konflik antar organisasi.

Konflik Intrapersonal


Konflik intrapersonal adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri. Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus. Sebagaimana diketahui bahwa dalam diri seseorang itu biasanya terdapat hal-hal sebagai berikut:

  • Sejumlah kebutuhan-kebutuhan dan peranan-peranan yang bersaing
  • Beraneka macam cara yang berbeda yang mendorong peranan-peranan dan kebutuhan-kebutuhan itu terlahirkan.
  • Banyaknya bentuk halangan-halangan yang bisa terjadi di antara dorongan dan tujuan.
  • Terdapatnya baik aspek yang positif maupun negatif yang menghalangi tujuan-tujuan yang diinginkan.

Hal-hal di atas dalam proses adaptasi seseorang terhadap lingkungannya seringkali menimbulkan konflik. Kalau konflik dibiarkan maka akan menimbulkan keadaan yang tidak menyenangkan. 

Ada tiga macam bentuk konflik intrapersonal yaitu:

  1. Konflik pendekatan-pendekatan, contohnya orang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama menarik.
  2. Konflik pendekatan – penghindaran, contohnya orang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sama menyulitkan.
  3. Konflik penghindaran-penghindaran, contohnya orang yang dihadapkan pada satu hal yang mempunyai nilai positif dan negatif sekaligus.

Konflik Interpersonal

Konflik Interpersonal adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara dua orang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain.

Konflik interpersonal ini merupakan suatu dinamika yang amat penting dalam perilaku organisasi. Karena konflik semacam ini akan melibatkan beberapa peranan dari beberapa anggota organisasi yang tidak bisa tidak akan mempngaruhi proses pencapaian tujuan organisasi tersebut.

Konflik Antar Individu-Individu dan Kelompok-Kelompok

Hal ini seringkali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka.Sebagai contoh dapat dikatakan bahwa seseorang individu dapat dihukum oleh kelompok kerjanya karena ia tidak dapat mencapai norma-norma produktivitas kelompok dimana ia berada.

Konflik Antara Kelompok Dalam Organisasi yang Sama

Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasi-organisasi. Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja – manajemen merupakan dua macam bidang konflik antar kelompok.

Konflik Antara Organisasi

contoh seperti di bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara-negara lain dianggap sebagai bentuk konflik, dan konflik ini biasanya disebut dengan persaingan.Konflik ini berdasarkan pengalaman ternyata telah menyebabkan timbulnya pengembangan produk-produk baru, teknologi baru dan servis baru, harga lebih rendah dan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien.

Sumber Konflik

Penyebab terjadinya konflik dikelompokkan dalam dua kategori besar:

Karakteristik Individual

Nilai sikap dan Kepercayaan (Values, Attitude, and Baliefs) atau Perasaan kita tentang apa yang benar dan apa yang salah, untuk bertindak positif maupun negatif terhadap suatu kejadian, dapat dengan mudah menjadi sumber terjadinya konflik.

Kebutuhan dan Kepribadian (Needs and Personality)

Konflik muncul karena adanya perbedaan yang sangat besar antara kebutuhan dan
kepribadian setiap orang, yang bahkan dapat berlanjut kepada perseteruan antar pribadi.
Sering muncul kasus di mana orang-orang yang memiliki kebutuhan kekuasaan dan prestasi
yang tinggi cenderung untuk tidak begitu suka bekerjasama dengan orang lain.

Perbedaan Persepsi (Perseptual Differences)

Persepsi dan penilaian dapat menjadi penyebab terjadinya konflik. Misalnya saja, jika kita
menganggap seseorang sebagai ancaman, kita dapat berubah menjadi defensif terhadap orang tersebut.

Faktor Situasi

Kesempatan dan Kebutuhan Barinteraksi (Opportunity and Need to Interact)

Kemungkinan terjadinya konflik akan sangat kecil jika orang-orang terpisah secara fisik dan jarang berinteraksi. Sejalan dengan meningkatnya assosiasi di antara pihak-pihak yang terlibat, semakin mengikat pula terjadinya konflik. Dalam bentuk interaksi yang aktif dan kompleks seperti pengambilan keputusan bersama (joint decision-making), potensi terjadinya konflik bahkan semakin meningkat. Ketergantungan satu pihak kepada Pihak lain (Dependency of One Party to Another) Dalam kasus seperti ini, jika satu pihak gagal melaksanakan tugasnya, pihak yang lain juga terkena akibatnya, sehingga konflik lebih sering muncul.

Perbedaan Status (Status Differences)

Apabila seseorang bertindak dalam cara-cara yang ”arogan” dengan statusnya, konflik dapat muncul. Sebagai contoh, dalam engambilan keputusan, pihak yang berada dalam level atas organisasi merasa tidak perlu meminta pendapat para anggota tim yang ada.

Strategi Penyelesaian Konflik

Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :

1. Menghindar

Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”.

2. Mengakomodasi

Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama.

3. Kompetisi

Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan.

4. Kompromi atau Negosiasi

Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.

5. Memecahkan Masalah atau Kolaborasi

Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya.

Mengendalikan konflik berarti menjaga tingakat konflik yang kondusif bagi perkembangan organisasi sehingga dapat berfungsi untuk menjamin efektivitas dan dinamika organisasi yang optimal. Namun bila konflik telah terlalu besar dan disfungsional, maka konflik perlu diturunkan intensitasnya, antara lain dengan cara :

1. Mempertegas atau menciptakan tujuan bersama. Perlunya dikembangkan tujuan kolektif di antara dua atau lebih unit kerja yang dirasakan bersama dan tidak bisa dicapai suatu unit kerja saja.

2. Meminimalkan kondisi ketidak-tergantungan. Menghindari terjadinya eksklusivisme diatara unit-unit kerja melalui kerjasama yang sinergis serta membentuk koordinator dari dua atau lebih unit kerja.

3. Memperbesar sumber-sumber organisasi seperti : menambah fasilitas kerja, tenaga serta anggaran sehingga mencukupi kebutuhan semua unit kerja.

4. Membentuk forum bersama untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah bersama. Pihak-pihak yang berselisih membahas sebab-sebab konflik dan memecahkan permasalahannya atas dasar kepentingan yang sama.

5. Membentuk sistem banding, dimana konflik diselesaikan melalui saluran banding yang akan mendengarkan dan membuat keputusan.

6. Pelembagaan kewenangan formal, sehingga wewenang yang dimiliki oleh atasan atas pihak-pihak yang berkonflik dapat mengambil keputusan untuk menyelesaikan perselisihan.

7. Meningkatkan intensitas interaksi antar unit-unit kerja, dengan demikian diharapkan makin sering pihak-pihak berkomunikasi dan berinteraksi, makin besar pula kemungkinan untuk memahami kepentingan satu sama lain sehingga dapat mempermudah kerjasama.

8. Me-redesign kriteria evaluasi dengan cara mengembangkan ukuran-ukuran prestasi yang dianggap adil dan acceptable dalam menilai kemampuan, promosi dan balas jasa.

Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. .Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.

Teori Motivasi

Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah mempunyai kekuatan untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan.

Motivasi dapat berupa motivasi intrinsic dan ekstrinsic. Motivasi yang bersifat intinsik adalah manakala sifat pekerjaan itu sendiri yang membuat seorang termotivasi, orang tersebut mendapat kepuasan dengan melakukan pekerjaan tersebut bukan karena rangsangan lain seperti status ataupun uang atau bisa juga dikatakan seorang melakukan hobbynya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah manakala elemen elemen diluar pekerjaan yang melekat di pekerjaan tersebut menjadi faktor utama yang membuat seorang termotivasi seperti status ataupun kompensasi.

Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Landy dan Becker membuat pengelompokan pendekatan teori motivasi ini menjadi 5 kategori yaitu teori kebutuhan,teori penguatan,teori keadilan,teori harapan,teori penetapan sasaran.

TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)

Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://teoriorganisasiumum2012.blogspot.com/2012/12/konflik-organisasi.html

Langkah Mengejutkan Google, "KitKat" Untuk Android 4.4




Google menyebut versi berikutnya dari sistem operasi ponsel Android KitKat.

Berita ini datang sebagai kejutan perusahaan yang sebelumnya telah menunjukkan versi 4.4 adalah Key Lime Pie.Keputusan untuk nama merek OS Android dengan nama merek dagang Nestle yaitu nama merek cokelat batangan mungkin harus dilihat sebagai sebuah kudeta pemasaran untuk perusahaan asal Swiss yang membuat makanan dan minuman.

Namun, Google mengatakan kepada BBC bahwa itu telah datang dengan ide bahwa tidak ada pihak yang membayar untuk itu. 'Hal ini tidak mengubah perjanjian atau kesepakatan,' Tegas John Lagerling, Direktur kemitraan global Android, kepada BBC.

Sebaliknya, ide ini untuk melakukan sesuatu yang 'menyenangkan dan tak terduga'. Namun, salah satu ahli merek dagang memperingatkan bisa menjadi bumerang dalam keputusan seperti itu.

 'Jika merek Anda "sama" dengan yang lain, Anda pasti menjadi terikat dengan merek lain (yang bersangkutan) dalam baik atau buruk(nya),' kata Simon Myers,  Seorang Konsultan Merek Dagang.

'Anda akan menjadi naif untuk menjadikan itu sebagai nama brand anda dan akan timbul masalah reputasi untuk nama baik merek yang bersangkutan sebagai pemilik merek tersebut, meskipun ekuitas merek anda tidak akan terpengaruh.'

Nestle telah menghadapi kritik di masa lalu untuk cara mempromosikan susu bubuk bayi di negara berkembang . Hal ini juga harus mengingat berbagai produk  yang paling baru kantong makanan anjing menyusul kecaman di salmonella, Amerika Serikat .

Sisi positifnya di seluruh dunia banyak konsumen yang mengetahui bahwa coklat batangan dengan merek kitkat, oleh karena itu nama kitkat sudah tidak asing lagi di telinga konsumen.

Meskipun dengan demikian resiko pasti akan muncul diantara merek satu dan lainnya karena kesamaan nama atau penyebutan merek dagang dengan yang bersangkutan.

Penyebutan yang Tepat



Sejak tahun 2009, Google dan mitra-mitranya dalam Open Handset Alliance telah CODEC setiap rilis jenis nama Android setelahnya dengan update menurut nama alfabet Versi sebelumnya telah disebut Cupcake, Donut, Eclair, Froyo (kependekan yoghurt beku), Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich dan Jelly Bean.

Meskipun pengembang telah dirujuk ke versi yang akan datang sebagai KLP (Key Lime Pie) di dokumen internal, Mr Lagerling mengatakan tim memutuskan akhir tahun lalu untuk memilih bukan untuk cokelat.

"Kami menyadari bahwa sangat sedikit orang benar-benar tahu rasa key lime pie," jelasnya.
"Salah satu makanan ringan yang kita simpan di dapur kami untuk larut malam yaitu adalah KitKat Dan seseorang berkata:." Hei, kenapa tidak kita sebut KitKat" (untuk versi selanjutnya).

"Kami bahkan tidak tahu mana perusahaan yang diatur nama (merek dagang), dan kita berpikir bahwa (pilihan) akan sulit. Tapi kemudian kami berfikir positif mengapa tidak (melakukannya) dan kami memutuskan untuk menjalin  hubungan baik dengan Nestle."

Mr Lagerling mengatakan ia telah membuat "cold call" (kerjasama dengan baik)  ke switchboard dari agen periklanan Nestle Inggris pada akhir November untuk mengusulkan kontrak.

Keesokan harinya, perusahaan Swiss mengundang kami untuk mengambil bagian dalam rapat. Nestle menegaskan kesepakatan hanya dalam 24 jam kemudian. "Sangat terus terang, kami memutuskan dalam waktu satu jam untuk mengatakan mari kita lakukan," Patrice Bula, kepala pemasaran Nestle kepada BBC.

Mr Bula mengakui ada risiko - misalnya, jika OS baru ini terbukti menjadi rawan kecelakaan atau rentan terhadap malware itu bisa menyebabkan nama merek KitKat itu menjadi "tidak baik"

"Mungkin aku akan dipecat," candanya.

"Ketika Anda mencoba untuk memimpin cara baru dalam nama atau penyebutan untuk nama merek dagang Anda selalu memiliki risiko lebih tinggi daripada melakukan sesuatu yang jauh lebih tradisional."

"Anda dapat pergi putaran kolam renang 10 kali bertanya-tanya jika air dingin atau panas atau lalu Anda mengatakan: Mari kita melompat (Melakukan Keputusan anda)'

Sebuah Rahasia



Para eksekutif dari kedua perusahaan bertemu di sebuah acara rahasia yang diadakan di Mobile World Congress di Barcelona pada bulan Februari untuk menyelesaikan rincian tsb.

Untuk mempromosikan aliansi, Nestle kini berencana untuk memberikan lebih dari 50 juta cokelat untuk menampilkan maskot Android ke toko-toko di 19 pasar, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Brazil, India, Jepang dan Rusia.

Tim Android juga mengambil langkah-langkah untuk menjaga unsur kejutan, memberitahukan hanya kepada "Tim khusus" untuk tentang keputusan tersebut.
"Kami terus menyebut nama Key Lime Pie (untuk menjaga rahasia) dan bahkan ketika kita menyebutnya dengan mitra (perusahaan kerjasama) ," ungkap Mr Lagerling.

"Jika kita berkata, 'Menyebut K adalah KitKat (rahasia kami)', maka orang akan terus memiliki pikiran untuk mereka mencoba mencari tahu apa yang akan menjadi keputusan kami."

Kebanyakan karyawan Google akan belajar dari berita hanya ketika patung maskot Android terbuat dari KitKat diresmikan di perusahaan Mountain View, Kampus California.

"Banyak hal, terutama di saat teknologi, menjadi publik speaking (berita) sebelum mereka menklarifikasikannya secara resmi," kata Lagerling.

"Saya pikir itu akan menjadi kejutan besar bagi banyak orang, termasuk Googler."[/size][/B]
Kemasan harus diproduksi terlebih dahulu selama dua bulan terakhir. Tapi meskipun skala operasi, kedua perusahaan berhasil menjaga kisah rahasia tersebut, "Menjaga rahasia adalah penting untuk strategi Google," mengakui Mr Bula. "Benar-benar tidak bocor."

sumber

Manusia dan Keberadaannya


I. Cinta Kasih


Cinta adalah suatu sikap positif yang membawa seseorang untuk bahagia di dalamnya
entah itu dari dalam diri manusia itu sendiri atau pun lawan jenisnya untuk orang lain,
keluarga, sahabat, saudara dan orang - orang yang kita sayangi.

Kasih adalah ungkapan dari sikap positif manusia atas perilaku yang ia lakukan atau
ia berikan untuk orang sekitar maupun diri sendiri yang membawa manfaat untuk
pribadi dan perasaan.

Jadi, Makna dari "Cinta Kasih" menurut saya pribadi adalah ungkapan positif yang
di lakukan oleh manusia untuk orang yang mereka sayang yang bertujuan untuk
meluapkan emosi positif agar orang tersebut dapat merasakan kebahagiaan.

a. Tanggung Jawab 


Tanggung Jawab adalah suatu "kesiapan" dari sebuah kewajiban atau tugas untuk
menjalankannya dengan tulus agar sebuah kewajiban itu dapat diselesaikan dengan
baik sebagaimana mestinya.

Sebagai contoh :
1. Tanggung Jawab Anak kepada Orang Tua
2. Tanggung Jawab Manusia kepada Lingkungannya
3. Tanggung Jawab Manusia kepada Sang Pencipta

dan sebagai contoh kalimat tentang tanggungjawab adalah :

“Setiap orang dari kamu adalah pemimpin, dan kamu bertanggung jawab atas kepemimpinan itu”.
(Al-Hadits, Shahih Bukhari – Muslim)

“Anda tidak bisa lari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya pada hari ini”.
(Abraham Lincoln)


b. Pengorbanan


Pengorbanan adalah suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan dengan mendahului
suatu pilihan yang dianggap paling tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

dan sebagai contoh kalimat tentang pengobanan adalah :

“The mountains tell you, quite ruthlessly, who you are, and what you are. Mountaineering is a game where you can’t cheat, more than that, what’s important is your determination cool nerves, and knowing how to make the right choice”. (Reinhold Messner).

c. Kejujuran


Kejujuran adalah perilaku untuk berbuat kebaikan dan menjalani segala yang terbaik
dalam hidup tanpa adanya kecurangan dan mengedepankan sikap kebenaran dalam 
hidup.

Sebagai contoh kalimat tentang kejujuran adalah :

"Kejujuran seseorang akan membuat dirinya jauh lebih kaya dari sebanyak apapun kekayaan yang dimilikinya." - Abdullah Gymnastiar
“Kejujuran merupakan suatu kebijakan dalam bisnis, yang tidak perlu diubah atau disesuaikan dengan waktu." - Thomas Jefferson

c. Saling Percaya


Saling Percaya adalah sikap saling terbuka dalam menjalankan suatu kehidupan 
demi kepentingan bersama dalam mencapai suatu tujuan atau kebaikan.

Banyak orang yang percaya bahwa suatu hari kala mereka bangun dari tidur, mereka sudah menjadi kaya. Sesungguhnya mereka sudah separuh benar karena mereka memang telah bangun dari tidur.
- Thomas Alva Edison

d. Saling Pengertian 


Saling Pengertian adalah perilaku memahami sebuah kejadian dalam kehidupan 
yang baik maupun yang buruk yang telah terjadi atau yang akan terjadi pada
hidup manusia.

"Maafkanlah kesalahan orang lain. Hidup terlalu singkat hanya untuk dendam. Sabar, Pengertian dan Maafkan."

e. Saling Terbuka


Saling Terbuka adalah sikap yang mengedepankan perilaku transparan dalam
segala aspek kehidupan yang bertujuan untuk saling mengerti dalam usaha
mencapai suatu tujuan.

“Keterbukaan adalah awal dari pemulihan. Keterbukaan adalah awal dari kemenangan melawan ketakutan. Keterbukaan memaksimalkan potensi diri yang selama ini terpendam. Keterbukaan adalah awal dari sebuah hubungan. Keterbukaan memulihkan hubungan yang rapuh. Keterbukaan adalah awal dari banyak hal-hal yang baik. ” - Beginwith

II. Keindahan 


Keindahan diartikan sebagai keelokan yang merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, kepuasan atau keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok.

Arti Estetik Murni Keindahan


Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan) dalam bahasa Inggris keindahan itu diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Perancis “beau”, Italia dan Spanyol “bello”, kata-kata itu ber­asal dari- bahasa Latin “bellum”. Akar katanya adalah ”bonum” yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi’ ”bonellum” dan terakhir dipendekkan sehingga ditulis “bellum”.

Arti Luas Keindahan

Selanjutnya The Liang Gie menjelaskan bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. Misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.

Arti luas Keindahan terbagi menjadi 3 yaitu :

1. Keindahan Seni


Keindahan seni adalah hasil dari kreasi seni yang dapat menjadi daya tarik manusia karena keelokannya.

2. Keindahan Alam


Keindahan alam adalah potret cantiknya alam semesta ciptaan Allah SWT yang membuat manusia kagum dan senantiasa bersyukur atas keindahan Alam tersebut.

3. Keindahan Moral


Keindahan Moral adalah sikap atau perilaku seseorang yang membuat manusia menggagumi sosok tersebut dan dapat menjadikannya contoh untuk berbuat positif.

4. Keindahan Intelek



Keindahan Itelek adalah keindahan yang nampak dari dari hasil pemikiran seseorang yang menghasilkan sesuatu dari pemikirannya tersebut.

III. Penderitaan


Penderitaan adalah dimana manusia diuji tingkat kesabaran dan ketulusannya dalam menjalani
hidup di dunia yang selalu penuh dengan ketidakpastian hanya orang yang ikhlas dan penyabar
yang dapat melewati penderitaan tersebut.

a. Siksaan


Siksaan adalah proses atau keadaan dimana manusia mendapatkan balasan atau cobaan yang diperoleh dari sikap dan tingkah lakunya atau diberikan untuk proses perbaikan agar timbul kesadaran dan dapat menjadi lebih baik.

b. Rasa Sakit

Rasa Sakit adalah elemen atau media yang timbul berupa perasaan atau hasil dari perbuatan manusia yang tidak sesuai dengan keinginan dan kemauan manusia.

c. Neraka

Neraka adalah tempat dimana semua rasa sakit atau penderitaan terjadi pada setiap manusia karena perbuatan mereka di bumi yang tidak sesuai ketentuan Allah SWT.

d. Penderitaan Dan Sebabnya


Penderitaan dapat muncul dari berbagai sebab. Penyebab tesebut kadang datang tak terduka. Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :

1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia

Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitamya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.

2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan

Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

e. Sumber-sumber Penderitaan


Manusia adalah mahluk yang memiliki kepribadian yang tersusun dari perpaduan, saling berhubungan, dan pengaruh mempengaruhi antara unsur jasmani dan rohani, karena itu penderitaan dapat terjadi pada tingkat jasmani dan rohani.

Sumber-sumber penderitaan yang dirasakan oleh manusia ialah :

1. Nafsu

Nafsu adalah semua dorongan yang ditimbulkan oleh segala macam kebutuhan termasuk pula instink sehingga menimbulkan keinginan. Batas antara nafsu dan keinginan tidak terlalu jelas. Nafsu dapat menimbulkan gairah hidup pada manusia.

Nafsu atau keinginan itu bisa menjadi suatu penderitaan / kehancuran jika kita tidak bisa mengendalikannya tetapi jika manusia itu bisa mengendalikan nafsu atau keinginannya maka manusia itu akan sukses di dunia maupun di alam akhirat.

keinginan adalah sumber penderitaan ketika ia memperbudak kita dan
membuat kita jadi orang lain. membuat kita kehilangan jati diri dan menyakiti diri sendiri. membuat kita kehilangan kemanusiaan. seperti seorang pengembara yang menunggu dalam sebuah pelayaran menuju dermaga yang tidak ada. keyakinan kadang tidak cukup memberi kebahagiaan. karena disamping itu ada kenyataan. kenyataan kadang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan. sehingga keinginan hanya menimbulkan penderitaan.

2. Perasaan

Perasaan merupakan gejala psikis. Perasaan menyangkut suasana batiniah manusia. kalau manusia merasakan cinta, benci dan sebagainya. Perasaan timbul didalam bathin akibat kontak antara manusia dengan lingkungannya dari lingkungan menimbulkan reaksi dalam kaitan reaksi emosional. Reaksi emosional ini dapat sesuai dengan kehendak pribadi tapi ketika tidak sesuai dengan kehendak pribadinya maka akan timbullah rasa tidak puas sehingga timbullah rasa tidak senang, marah dan sikap negatif lainnya.

3. Pikiran

Pikiran disebut juga akal, budi. Dimilikinya budi atau akal ini pula memungkinkan manusia tahu atau mempunyai pengetahuan tentang sesuatu. Tahu dalam hal ini berarti menghubungkan secara mental sesuatu dengan sesuatu.

4. Kemauan

Kemauan disebut juga kehandak. Dimilikinya kemauan atau kehendak dalam diri manusia memungkinkan manusia memilih. Oleh karena itu kemauan atau kehendak ini dapat dikatakan sebagai pelaksana mengenai apa-apa yang telah di pertimbangkan oleh akal budi dan perasaan.

IV. Keadilan


Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalm tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah di antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. Kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proporsisi tersebut berarti ketidakadilan.

Dari berbagai pendapat tentang keadilan maka secara umum Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan keajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

a. Macam-macam Keadilan


1. Keadilan Legal atau Keadilan Moral, adalah keadilan yang mengikuti penyesuaian atau pemberian tempat sesorang dalam masyarakat sesuai dengan kemampuannya, dan yang dianggap sesuaio dengan kemampuan yang bersangkutan.

2. Keadilan Distributif, adalah keadilan yang memberikan hak atau jatah kepada setiap orang menurut jasa-jasa yang telah diberikan (pembagian menurut haknya masing-masing pihak).

3. Keadilan Komutatif, adalah keadilan keadilan yang memberikan kepada setiap orang sama banyaknya, tanpa mengingat berapa besar jasa-jasa yang telah diberikan.

4. Keadilan Konvesional, adalah keadilan yang diberikan jika seorang warga negara telah menaati segala peraturan perundang-undangan yang telah diberikan.

5. Keadilan Perbaikan, adalah keadilan yang diberikan jika seseorang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercemar.

6. Keadilan Kodrat Alam, yaitu memberi sesuatu sesuai dengan yang diberikan orang lain kepada kita.


Referensi :

www.google.co.id
www.google.co.id/images
www.wikipedia.com

RILEKS

Twitter